Selasa, 25 September 2018

Partai Solidaritas Indonesia Siapkan Juri

SERANG, (KB).- Setelah dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2019, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyiapkan tim juri untuk tahapan uji kompetensi bakal calon legislatif 2019. Dikatakan Ketua DPW PSI Banten, Budi Hartono, tim juri tersebut yang akan menentukan calon legislatif yang diusung oleh PSI.

Menurut Budi, untuk di Provinsi Banten, pihaknya sudah menyiapkan empat nama sebagai juri yakni Abdul Malik yang merupakan seorang akademisi, Atih Ardiansyah seorang penulis, Uday Suhada seorang aktivis anti korupsi dan Yuni Aryani yang merupakan bendahara DPW PSI sekaligus sekretaris IPEMI Kota Serang.

“Dari tahapan penjurian itu, skoring pun sudah kami buat sehingga apakah ini dinyatakan lulus atau tidak lulus berdasarkan skoring yang ada. Jika dinyatakan lulus maka ada tahapan yang terakhir yaitu uji publik,” katanya saat menggelar konferensi pers kelolosan PSI sebagai peserta Pemilu 2019 di kantor DPW PSI Banten, Ruko Citraland, Kota Serang, Selasa (20/2/2018).

Dikatakan Budi, tahapan yang sudah dilalui yakni tahapan administrasi pertama pada bulan Desember lalu dan tahapan kedua yakni membuka kembali pendaftaran bakal calon legislatif hingga akhir Maret nanti. Sedangkan untuk tahapan uji kompetensi oleh tim juri akan dilakukan di bulan April dan diujipublikkan hingga ditetapkan sebagai calon legislatif di bulan Juni 2018.

Menurutnya, tahapan-tahapan tersebut dilakukan supaya calon legislatif dari PSI sesuai dengan arah perjuangan PSI yang anti korupsi dan intoleransi. “PSI ke depan tetap menjaga DNA-nya yang menebar kebajikan merawat keberagaman mengokohkan solidaritas, PSI hadir dengan semua orang baru, ide baru gagasan baru dan sistem baru,” ucapnya.

Bahkan, Budi menuturkan, selain tahapan seleksi yang panjang untuk bakal calon legislatif, PSI juga sudah mempersiapkan inovasi baru berupa aplikasi yang bisa memonitoring anggota dewan dari PSI saat sudah terpilih kelak. Dalam aplikasi tersebut anggota dewan bisa memperlihatkan kinerjanya setiap hari. “Kami juga melakukan beberapa inovasi. Kami membuat sistem monitoring bagi dewan selama dia menjalankan tugasnya dan bisa dilihat oleh masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan untuk target kursi sendiri, Budi mengatakan, DPW menargetkan 10 kursi di DPRD provinsi dan untuk kabupaten dan kota menargetkan di setiap dapil memiliki keterwakilan dari PSI. “Target DPRD Provinsi 10 kursi, di masing-masing kabupaten dan kota paling tidak ditiap dapil ada keterwakilan,” katanya.

Salah satu tim juri, Atih Ardiansyah mengatakan, saat ini Indonesia memiliki dua lubang permasalahan yang harus ditutupi yakni masalah korupsi dan intoleransi. Sehingga saat ditunjuk menjadi salah satu juri untuk bacaleg dari PSI ia sangat mengapresiasinya. “Ketika PSI siap berkomitmen siap menjaga kedua lubang itu maka saya akan mendukungnya,” tuturnya. (Masykur/Job)***


Sekilas Info

Wagub Banten Klaim Kekerasan Perempuan dan Anak Menurun

SERANG, (KB).- Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, mengatakan, korban kekerasan perempuan dan anak di wilayah Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *