Rabu, 23 Mei 2018
SUASANA diskusi membedah visi misi Partai Solidaritas Indonesia yang dilaksanakan oleh Ikatan Wartawan Online Provinsi Banten di Aula Rumah Dunia, Kota Serang, Selasa (14/11/2017).*

Partai Politik Akan Kesulitan Sasar Pemuda

SERANG, (KB).- Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Serang Raya (Unsera), Abdul Malik menilai, Partai politik (Parpol) di Banten akan kesulitan menyasar kalangan pemuda. Sebab, masih banyak kalangan pemuda beranggapan negatif tentang politik.

“Anak muda banyak yang mempersepsikan bahwa politik itu kotor. Jangan samakan Banten dengan Jakarta, yang tingkat partisipasinya sudah maju,” katanya dalam diskusi membedah visi misi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dilaksanakan oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Banten di Aula Rumah Dunia, Kota Serang, Selasa (14/11/2017).

Dia mengungkapkan, tidak semua pemuda berpikir rasional sebagaimana kerap diklaim oleh sebagian partai. Demikian pula dengan melek literasi, tidak semua pemuda melek literasi. Kondisi melek pemuda bergantung di wilayah mana pemuda tersebut tinggal. “(Pemuda pemilih rasional) saya kira masih klaim satu partai. Karena berbeda ada yang tidak menggunakan teknologi ada juga yang sudah. Apakah itu mampu disentuh oleh partai,” tuturnya.

Disisi lain, dalam menarik simpati anak muda, partai juga dihadapkan pada tantangan kuatnya cengkraman kekuasaan yang masih dominan jadi tidak jarang mampu menggiring warga untuk memilih partai tersebut, seperti di Banten. “Ada kekuatan yang sangat mengakar di masing-masing wilayah,” ucapnya.

Dengan demikian, partai perlu bekerja keras untuk dapat meraup suara dari kalangan pemuda. Partai benar-benar harus mencari cara agar tampilannya diminati kalangan pemuda. “(Di Banten) partai politik masih sulit menggoyang Golkar. Dalam pemilihan Presiden Golkar (suara Golkar di Banten) yang menang,” tuturnya.

Ketua DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka mengaku, di antara partai lain, PSI menjadi partai yang memang merekrut pemuda sebagai basis kekuatan partai. “Kami justru melihat pemuda punya idealisme dan mau bekerja keras. Pengalaman bisa dicari, tapi intergritas tidak akan bisa berubah,” tuturnya.

Untuk meyakinkan pemuda, ia mberani mengambil posisi sebagai partai yang hanya akan mendorong orang-orang baik menjadi kepala daerah atau menjadi legislator, baik pusat maupun daerah. “Kami akan mendukung tanpa syarat apapun. PSI akan menjadi kendaraan bagi orang-orang baik untuk memimpin,” katanya. (SN)***


Sekilas Info

Konsultasi Syariah: Berapa Persen Maksimal Pinjaman di Bank Syariah?

Pertanyaan: Assalamu’alaikum Ustaz. Berapa persen kah toleransi maksimal pinjaman di bank syariah? Jawab: Pertanyaan ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *