Partai Gelora Siap Warnai Pilkada Kabupaten Serang 2020

SERANG, (KB).- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Kabupaten Serang masih terus melengkapi dan memperkuat infrastruktur di tingkat bawah. Partai yang diisi oleh 80 persen wajah baru tersebut siap memberikan warna dalam helatan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Serang 2020.

Ketua DPD Partai Gelora Babay Suhendri mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan infrastruktur ditingkatan bawah. Jika infrastruktur itu sudah kuat, maka pihaknya akan menghadap pada para calon bupati dan wakil bupati.

“Karena walau baru optimistis bisa berpartisipasi di pilkada. Bisa dalam bentuk dukungan,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (22/1/2020).

Dia menuturkan, dalam menyongsong pilkada, walau baru partainya akan menawarkan sejumlah konsep dari berbagai persoalan yang ada di 29 kecamatan. Pihaknya akan berafiliasi dengan kandidat calon yang sesuai dengan platform Gelora.

“Jadi persoalan 29 kecamatan sudah digali dan akan disodorkan ke calon (bupati dan wakil bupati),” ucapnya.

Saat ini, kata dia, untuk DPC sudah terbentuk di 25 kecamatan atau sekitar 80 persen. Untuk yang belum seperti Kecamatan Padarincang dan Kibin, secara personal sudah ada hanya saja secara administrasi belum lengkap.

“Kalau orang per orang sudah terisi. Kemarin ada 25 kecamatan (yang ada), yang belum itu kaya Padarincang, Kibin itu orangnya sudah ada, cuma administrasi belum. Kalau gedung kita masih sementara, karena masih kejar di Kemenkumham. Menurut edaran proses itu dari DPD, DPC, DPW baru ke atas. Kalau di bawah tidak ada terancam tidak terdaftar. Kemarin 28 Oktober 2019 deklarasi sudah resmi pendirian di notaris. DPC terpenuhi 50 plus 1 minimal, itu sudah terpenuhi,” tuturnya.

Ia mengatakan, walau Gelora adalah partai baru, namun didalamnya banyak tokoh-tokoh lama. Dimana beberapa kader yang masuk merupakan mantan politisi yang sebelumnya sudah malang melintang dan geser ke Gelora.

“Termasuk saya eks partai lama. Ideologi kita asas Pancasila kita ingin menyatukan antara nasionalis dan religius. Tidak jalan sendiri-sendiri. Makanya partai ini Islam, nasionalis, demokratis dan kesejahteraan. Itu yang jadi ideologi kita. Kalau di kita Kabupaten Serang yang baru 80 persen. Justru karena saya berangkat dari partai lama saya mencari yang baru agar betul-betul punya energi. Dia belum punya warna dan coba diberi warna sesuai AD/ART,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here