Sabtu, 26 Mei 2018

Panwaslu Kota Serang Tindak Pelanggar Kampanye

SERANG, (KB).- Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Serang mengambil tindakan atas dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang pada kampanye akbar, beberapa hari lalu.

Panwaslu menduga adanya pelanggaran saat kampanye akbar paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang nomor urut 1 Vera Nurlela-Nurhasan dan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang nomor urut 3 Saprudin-Subadri Usuludin.

Atas temuan tersebut, Panwaslu Kota Serang merekomendasikan kepada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten untuk memberikan peringatan kepada paslon nomor 3 Pilkada Kota Serang, Syafrudin-Subadri Usuludin. Karena, Panwaslu menemukan ada sejumlah anak-anak yang terlibat dalam kampanye akbar Syafrudin-Subadri.

Anggota Panwaslu Kota Serang, Paridi mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 15 dan pasal 87, anak-anak tidak boleh dilibatkan dalam kegiatan politik. “Bahwa perihal adanya keterlibatan anak-anak dalam kampanye ditindaklanjuti dengan diteruskannya laporan kepada LPA Banten,” katanya, Selasa (15/5/2018).

Untuk temuan adanya mobil plat merah pada kampanye akbar, tutur dia, Panwaslu memutuskan tidak menindaklanjutinya karena tidak memenuhi unsur pelanggaran. Hasil klarifikasi kepada tim Syafrudin-Subadri diketahui bahwa mobil tersebut merupakan mobil yang mengantar Gita KDI. Artinya, mobil plat merah tidak berhubungan dengan kampanye akbar.

“Hasil klarifikasi bahwa Gita KDI membawa mobil pribadi, di tengah perjalan kempes ban, nah udah gitu ban serepnya bocor juga, jadi enggak bisa lanjut, di telepon lah suaminya (Gita KDI) yang kebetulan (ASN) di salah satu kementerian, akhirnya suruh dijemput mobil dia dan diantarlah ke Kota Serang,” ujarnya.

Sementara untuk mobil bak terbuka yang membawa massa ke lokasi kampanye, kata dia, sudah dilakukan penindakan oleh pihak kepolisian dengan dilakukan penilangan di tempat.

Panggil Tim Vera-Nurhasan 

Sementara itu Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Serang memanggil tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Pilkada Kota Serang nomor urut 1, Vera Nurlaela-Nurhasan. Pemanggilan tersebut untuk meminta klarifikasi atas temuan dugaan pelanggaran saat rapat umum atau kampanye akbar beberapa waktu lalu.

Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono mengatakan, dugaan pelanggaran yang ditemukan Panwaslu Kota Serang yaitu, ada massa pendukung datang menggunakan kendaraan bak terbuka dan ada anak-anak di lokasi di kampanye akbar. “Surat (panggilan) sudah dilayangkan,” katanya, Senin (14/5/2018).

Klarifikasi, kata dia, bertujuan untuk meminta keterangan kepada tim pemenangan tentang dugaan pelanggaran tersebut. Status temuan tersebut akan keluar setelah klarifikasi dan kajian dilakukan. Menurut undang-undang waktunya tujuh hari.

Selain hasil temuan, pihaknya juga akan mendalami kehadiran sejumlah pejabat pada kampanye akbar pasangan berslogan Kota Serang Cantik ini. Karena, pasangan calon nomor ururt 3 melaporkan kehadiran kepala daerah tersebut.

“Kalau untuk kehadiran pejabat kami lihat surat izin cuti dulu, kalau ada izin cuti tidak harus ada pemanggilan, kalau tidak ada (surat izin cuti) kita mintai keterangan. Surat izin cuti akan minta ke KPU (Kota Serang) karena surat izin cuti diserahkan ke KPU,” ujarnya.

Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1, Ratu Ria Maryana mengatakan, pihaknya mempersilakan Panwaslu Kota Serang menindaklanjuti temuan dengan cara melakukan pemanggilan. Pihaknya juga siap memenuhi pemanggilan tersebut untuk memberikan keterangan lebih jelas tentang temuan dugaan pelanggaran. “Itu sah-sah saja panwaslu memanggil paslon,” ucapnya.

Diketahui, Paslon Wali Kota dan Wali Kota Serang nomor urut 1 Vera Nurlaela-Nurhasan telah melakukan kampanye akbar di Lapangan Boru, Kecamatan Curug, Rabu (9/5/2018). Dalam kesempatan itu hadir perwakilan Partai Pengusung Vera-Nurhasan, yaitu DPC Demokrat Kota Serang, DPC Gerindra, DPP PKP Indonesia, DPC PBB Kota Serang, DPD Nasdem Kota Serang, DPC PDIP Kota Serang, DPC PKB Kota Serang dan DPD Golkar Kota Serang.

Hadir juga empat kepala daerah di Banten yaitu Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (SN)*


Sekilas Info

Dishub Cek Kelaikan Angkutan Lebaran 2018, Empat Terminal Disasar

SERANG, (KB).- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten segera mengecek kelaikan kondisi angkutan umum untuk menghadapi arus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *