Pantura Kabupaten Serang Masih Jadi Lumbung TKI

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menyebutkan, jika wilayah Pontang, Tirtayasa, Tanara, dan Carenang atau Pantura masih menjadi lumbung tenaga kerja Indonesia (TKI). Secara umum, keberangkatan mereka ke luar negeri untuk memperbaiki ekonomi.

Kepala Bidang Binapenta pada Disnakertrans Kabupaten Serang, Ugun Gurmilang mengatakan, sejauh ini yang menjadi titik lumbung TKI masih di wilayah Pantura. “Seperti Pontang, Tirtayasa, Tanara, Lebakwangi, dan Carenang,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia menuturkan, secara umum, mereka berangkat ke sana untuk memperbaiki hidup mereka. Pihaknya tidak bisa melarang mereka yang ingin bekerja di luar negeri. “Hanya saja harus prosedural,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terkait dengan prosedur tata cara bagaimana masyarakat ingin bekerja di luar negeri. “Yang selalu kami gencarkan di sini (sosialisasi), karena semenjak 2015 ada Permenaker Nomor 260 tentang Larangan ke Timur Tengah Jadi CPMI (TKI),” ucapnya.

Namun, meski ada moratorium, masyarakat tetap banyak yang berangkat ke Timur Tengah tersebut, dengan cara un-prosedural. “Kalau ada kasus siapa yang tanggung jawab. Ini kami sosialisasikan khususnya ke Pontang, Tirtayasa, Tanara, dan Carenang,” tuturnya.

Menurut dia, kasus yang terjadi di Suriah dan menimpa Rosmawati menjadi pelajaran. Betapa berbahayanya berangkat secara un-prosedural. “Itu karena nonprosedural. Tapi, saya coba koordinasi dengan BNP3TKI Pusat, jadi dalam tiga minggu jenazah bisa dikembalikan, padahal genting di sana. Alhamdulilah, biasanya tiga bulan baru sampai,” katanya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here