Pansus LKPj Patungan Beli HP untuk Kepala BKD Banten

Fitron Nur Ikhsan, Sekretaris Komisi V DPRD Banten.*

SERANG, (KB).- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Banten tahun anggaran 2019 DPRD Banten menggalang dana, Kamis (2/4/2020).

Dana tersebut untuk membeli handphone (HP) yang akan diberikan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten.

Aksi galang dana tersebut karena Kepala BKD Banten disebut tidak pernah ikut rapat pembahasan LKPj yang dilakukan melalui WhatsApp.

Ketua Pansus LKPj Gubernur Banten (TA) 2019 DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, di tengah pandemi virus corona pihaknya mengubah pola pembahasan LKPj menjadi secara daring. Tujuannya untuk menghindari penyebaran virus corona.

Namun demikian, kata dia, Kepala BKD Banten tak pernah berpartisipasi dalam rapat pembahasan, alasannya tak memiliki alat komunikasi yang bisa menggunakan aplikasi WhatsApp messenger.

“Sampai Kamis (2/4/2020) tidak ikut pambahasan pansus dikarenakan tidak memiliki WhatsApp,” katanya.

Atas kondisi tersebut, pansus berinisiatif melakukan penggalangan dana. Setiap anggota pansus memberikan sejumlah uang untuk membeli HP berikut kartu sim. Dengan begitu, diharapkan Kepala BKD dapat berpartisipasi dalam rapat pansus.

“Membuka dompet peduli Kepala BKD. Kami patungan Rp 100.000 per anggota untuk belikan HP kepala BKD. Penggalangan donasi sudah berjalan sejak kemarin,” ujarnya.

Menurut dia, HP yang diberikan kepada Kepala BKD Banten tersebut bersifat pinjam pakai. Itu bertujuan agar proses pembahasan LKPj secara daring berjalan lancar.

“Nanti (telepon genggam yang diberikan) sifatnya pinjam pakai. Ini demi kelancaran pembahasan pansus dengan metode yang telah disepakati,” tuturnya.

Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mendukung langkah yang dilakukan pansus. Dalam situasi seperti ini OPD Pemprov Banten harusnya menghargai upaya pansus untuk tetap menggelar pembahasan LKPj yang polanya diubah menjadi secara daring.

“Enggak menghargai saja bapak itu dengan kedaruratan ini. Padahal ini kesepakatan kita tetap menjalankan tugas dan kewajiban kita masing-masing,” tuturnya.

Ia meminta seluruh OPD turut berpartisipasi dalam pembahasan LKPj. Pola rapat yang dilakukan secara daring telah menjadi kesepakatan bersama. “Kita sama-sama serius dalam pembahasan karena ini amanat yang ada di kita,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BKD Banten Komarudin mengatakan, dirinya sudah mengikuti rapat pansus LKPj secara daring sejak Kamis (2/4/2020). Dirinya pun mengikutinya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp messenger.

“Saya sedang mengikuti, ada (nomor WhatsApp messenger) yang khusus pansus. Pansus meminta menggunakan WA (WhatsApp messenger) ya saya siapkan WA. Dari tadi jam satu,” katanya.

Terkait pansus yang melakukan penggalangan dana, ia merasa tak keberatan. Ia justru menyampaikan terima kasih dan berharap hasil penggalangan dananya bermanfaat.

“Iyah terima kasih kalau ada yang menggalang dana, mudah-mudahan nanti bermanfaat. Iyah pokoknya WA untuk kepentingan pansus, sudah dari tadi jam satu,” ucapnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here