Panggung Kemanusiaan LAZ Harfa, Rp 270,2 Juta untuk Rohingya

LAZ Harfa merupakan Lembaga Amil Zakat Skala Provinsi yang menghimpun zakat, infak, sedekah, wakaf, dan fidyah (ZISWAF) serta dana hibah dan CSR (coorporate sosial responsibility) dari muzaki atau donatur baik perorangan, komunitas maupun perusahaan. Lembaga sosial tersebut menggelar Roadshow Panggung Kemanusiaan untuk membantu warga Rohingya.  Roadshow Panggung Kemanusiaan digelar di Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan puncaknya kemarin di Kota Cilegon.

“Acara ini merupakan ekspresi kepedulian dan wahana untuk menggerakkan semua pihak baik kalangan muda maupun tua dan komunitas, agar terlibat untuk bergerak bersama, melakukan misi kemanusiaan baik lokal Banten, nasional maupun internasional,” kata Direktur Laz Harfa, Indah Prihanandie di sela-sela kegiatan puncak Panggung Kemanusiaan di salah satu radio swasta di Kota Cilegon, Ahad (8/10/2017).

Menurut dia, dipilihnya Rohingya sebagai sasaran bantuan, karena di sana banyak sekali korban genosida yang ke semuanya, adalah kaum Muslim yang harus dibantu. Program kemanusiaan tersebut, tutur dia, tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya akan terus berjalan dan mengadvokasi siapa pun yang membutuhkan.

Sementara itu, Manajer Fundraising Humas dan Media, Mukarromi Maksum menuturkan, sampai saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 270.290.000. Dalam penyaluran amanah donasi masyarakat Banten, LAZ Harfa akan menyalurkan langsung pada warga Rohingya yang saat ini mengungsi di Bangladesh. “Dari panggung kemanusiaan selama sebulan sekitar Rp 250 juta, kemudian hari ini (kemarin) terkumpul Rp 21.290.000, jadi totalnya Rp 270 .290.000. Semoga misi kemanusiaan ini berjalan dengan baik dan kami mengutus relawan LAZ Harfa atas nama dr Chubaesi,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil kang Romi tersebut menuturkan, latar belakang apapun tidak boleh ada penindasan baik atas nama agama atau suku. Apalagi sampai berlarut-larut tidak ada penyelesaian. Bahkan, kini warga Rohingya berbondong-bondong keluar dari negaranya, karena merasa terancam dan masa depan mereka tidak jelas.  Hadir dalam kegiatan tersebut, Komunitas Fans Pagar Banten Radio, Mobil IAS, One Day One Juz, Marawis, Cilegon Beat Box, serta sejumlah komunitas lainnya. (HS)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here