Minggu, 22 Juli 2018

Pandeglang Diguncang Gempa 4,9 SR

PANDEGLANG, (KB).- Gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) terjadi di Pandeglang, Provinsi Banten. Meski tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami, namun informasi gempa membuat sejumah warga panik.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada Sabtu (14/4/2018) pukul 15.56 WIB. Titik koordinat gempa berada di 7,00 lintang selatan (LS) dan 105,04 bujur timur (BT).

Pusat gempa berada di laut 93 km arah barat daya Pandeglang pada kedalaman 56 km. Gempa ini dirasakan di daerah Malingping dalam skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang artinya getaran gempa dirasakan beberapa orang dan benda ringan yang digantung bergoyang.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Joko Siswanto mengatakan ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut berkedalaman dangkal akibat Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dan mengakibatkan deformasi batuan.

“Hingga pukul 16:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” katanya.

Ia mengimbau masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Pandeglang agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Meski tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami, namun informasi gempa yang menyebar ke masyarakat melalui media sosial sempat membuat panik sejumlah warga. Mereka mengaku trauma, sebab beberapa minggu terakhir ramai isu tsunami besar.

“Saya sih tidak merasakan adanya gempa. Tapi informasi di media sosial sempat membuat saya panik,” kata Aisyah, warga Pandeglang.
Desi, karyawan swasta, mengaku tidak merasakan adanya gempa.

“Ga terasa, kok. Biasanya kalau Lebak gempa saja terasa,” katanya.
Hal sama diakui Dindin, pegawai Pemkab Pandeglang.

“Saya kok tidak merasakan, ya. Tapi saya mendapat info dari temen-temen,” katanya.

KH Khozinul Asror, ulama Pandeglang, memperkirakan getaran gempa sangat lemah sehingga tidak dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah Pandeglang aman, masyarakat aman,” ungkapnya.
Kiai Soleh, salah seorang pengasuh pesantren di Pandeglang, merasakan adanya gempa berkekuatan lemah.
“Ada terasa, semoga tidak terjadi apa-apa,” katanya. (Sy)***


Sekilas Info

Teliti Burung Endemik Jawa, Pengamat Asing Kunjungi Kawasan Tahura Carita

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah pengamat asing asal Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Perancis dan Jerman meneliti jenis burung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *