Rabu, 22 Agustus 2018

Pajero Sport Chapter Tirtayasa: Yang Jelek Jangan Di-Upload di Medsos

KLUB Pajero Indonesia One Chapter Tirtayasa menggelar open touring Pulo Umang selama tiga hari mulai Sabtu (18/11/2017). Kegiatan tersebut dilepas Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Sabtu (18/11/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banten Eneng Nurcahyati menitipkan kepada para peserta agar mengharumkan destinasi Banten di daerah Ujung Kulon, juga meminta hal-hal buruk di sana tidak diupload di media sosial.

“Ujung Kulon masuk kedalam Seven Wonders Wisata Banten. Karena itu, pesan saya kepada para peserta touring, tolong bantu pemerintah dengan memberikan masukan. Jika ada yang kurang di Ujung Kulon sana, tolong jangan diupload ke medsos (media sosial),” kata Eneng, saat memberikan sambutannya.

Menurut Eneng, pada dasarnya Banten memiliki 46 destinasi wisata. Namun di antara puluhan destinasi itu, tujuh di antaranya merupakan magnet utama para wisatawan nasional dan mancanegara. “Ada Festival Cisadane, Pantai Carita, Pantai Tanjung Lesung, Pantai Anyer, Pantai Sawarna, Wisata Budaya Suku Baduy, serta Taman Nasional Ujung Kulon. Pulo Umang masuk wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, sehingga agenda touring ini pun bisa untuk dalam rangka mengenalkan destinasi wisata di sana,” tuturnya.

Sementara Kota Cilegon, kata Eneng, masih dalam tahap penataan. Pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Cilegon sedang mempersiapkan sebuah destinasi wisata. “Entah sebuah desa wisata atau apa, itu masih kami tata. Insya Allah Cilegon pun akan memiliki destinasi wisata andalan Banten,” ujarnya.

Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya mendukung pernyataan Eneng terkait tidak mengupload kekurangan destinasi wisata Ujung Kulon di medsos. “Catat itu ya, kalau ada yang kurang jangan diupload di medsos,” katanya.

Sementara tentang Cilegon yang belum memiliki destinasi wisata, Edi mengatakan, jika kota baja memang tidak memiliki potensi wisata alam. “Pantai Kelapa Tujuh di Suralaya saja tata ruangnya diminta untuk diubah oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Pada bagian lain, Ketua Umum Pajero Indonesia One Chapter Tirtayasa Rahmat Wahyu Hidayat mengatakan, salah satu tujuan touring tersebut memang mengenalkan destinasi wisata Banten. “Banten memiliki banyak sekali destinasi wisata, tapi kurang terkenal di mata nasional dan internasional. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu Banten memperkenalkan salah satu destinasi wisatanya,” ucap Rahmat. (Sigit Angki Nugraha)***


Sekilas Info

Proyek Betonisasi Bermasalah

CILEGON, (KB).- Proyek pembuatan jalan beton di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *