Rabu, 21 Februari 2018

Pada Porprov V Banten, Nomor Unggulan Kota Serang Berkurang

SERANG, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang mengeluhkan banyaknya nomor cabang olah raga yang berkurang pada pelaksanaan Porprov V Banten nanti, dibandingkan pada event serupa sebelumnya. Terlebih hal itu terjadi pada nomor-nomor cabor yang diunggulkan oleh kontingen Kota Serang.

Ketua Umum KONI Kota Serang Deni Arisandi mengatakan, kontingen Kota Serang akan mengalami darurat medali, karena beberapa cabor unggulan mengalami pengurangan nomor. Hal itu tertuang pada Surat Keputusan Ketua Umum KONI Banten Nomor 15/KONI-BTN/SK-PORPROV/I/2018 pada 31 Januari 2018.
Pada SK tersebut tertuang beberapa cabor yang mengalami pengurangan nomor, seperti cabor drum band yang hanya mempertandingkan 10 nomor.

Padahal pada Porprov sebelumnya mempertandingkan 22 nomor. Kemudian, angkat besi, angkat berat, dan binaraga yang sebelumnya mempertandingkan 90 nomor pada Porprov IV, kini hanya menjadi 30 nomor. “Belum lagi pada cabor catur, yang pada Porprov IV Banten mempertandingkan 38 nomor. Sementara pada Porprov V Banten hanya mempertandingkan 17 nomor saja. Makanya, saya menyebutnya Kota Serang darurat medali, karena lumbung medali kami banyak yang hilang,” ujar Deni, Rabu (7/2/2018).

Ia tidak tahu secara pasti kenapa banyak nomor pertandingan yang dikurangi pada Porprov V Banten nanti. “Justru yang saya tahu, cabor-cabor andalan daerah Tangerang bertambah. Salah satu contohnya dayung. Di Porprov IV kan hanya 32, kini jadi 40. Mungkin ini kesiapan tuan rumah,” ucapnya. Meski begitu, ia tidak gentar, bahkan KONI Kota Serang sudah menyiapkan lumbung-lumbung lainnya. Seperti panahan, wushu dan biliar. “Di cabor-cabor tersebut, insya Allah akan kita babat habis agar kita bisa mempertahakan mahkota juara porprov,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Pemusatan Latihan Kota (Pelatkot) Serang, Edi Irianto menyampaikan, untuk mewujudkan target mempertahankan titel juara, dirinya akan selektif dalam memilah-milah atlet yang masuk dalam Pelatkot Tahap II Serang yang digeber mulai Februari ini. “Kita tidak bisa lagi membina semua atlet. Harus ada atlet andalan. Tapi, semuanya lagi kita rumuskan kembali. Soalnya, ada berbagai aspek yang masih jadi pertimbangan,” tuturnya. (YA)***


Sekilas Info

Dinilai tak Tabrak Aturan, KONI Kabupaten Serang Tanggapi Aduan Pengcab

SERANG, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Serang menanggapi aduan, yang dilayangkan beberapa pengurus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *