Selasa, 11 Desember 2018

Pabrik Baja Terbakar, Lima Orang Luka

SERANG, (KB).- PT Shiva Sakti Stell yang beralamat di Kampung Cimiung, Desa Beberan, Kecamatan Ciruas terbakar, Kamis (15/11/2018). Kebakaran yang terjadi akibat adanya ledakan besi yang sedang dilebur tersebut menyebabkan lima orang karyawan mengalami luka luka.

Pantauan Kabar Banten hingga pukul 18.30 WIB, kepulan asap hitam masih menyelimuti areal pabrik. Para petugas pemadam kebakaran masih sibuk melakukan pemadaman. Empat unit mobil damkar dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.

Berdasarkan informasi, kebakaran tersebut terjadi berawal ketika pabrik masih melakukan produksi sekitar pukul 04.00 WIB. Tiba tiba saja terjadi ledakan. Sekitar pukul 06.00 WIB, kepulan asap dari pabrik itu mulai tampak.

“Sekitar jam 4 pagi (ledakan), kalau kebakarannya masuk sif 1 jam 06.00 WIB. Jadi awalnya ada ledakan, terus apinya menyemburkan percikan kecil,” ujar seorang karyawan Junedi, kepada Kabar Banten di lokasi.

Ia mengatakan, pada saat kebakaran memang tidak ada yang lihat. Sebab api masuk ke dalam skrap (tempat besi rongsokan). Dimana ditempat itu banyak terdapat tumpahan oli. “Enggak tahu kena percikan api atau gimana,” ucapnya.

Akibat kebakaran itu, lima orang mengalami luka-luka. Namun dari ke lima korban tersebut hanya satu orang yang luka parah. “Yang parah manager produksi pak Edi Rusmana, kalau yang lain mah enggak (luka ringan). Itu dilarikan ke rumah sakit Hermina pas habis kejadian juga, pagi-pagi,” ujarnya.

Karyawan lainnya Irfan mengatakan, pasca terjadi kebakaran, pabrik masih sempat beroperasi selama dua jam. Namun kemudian operasi dihentikan. “Dua jam tadi pagi jalan. Terus siangnya damkar pada datang ke sini. Ada empat damkar di dalam,” ucapnya.

Irfan yang telah empat tahun bekerja mengatakan, kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya sejak pabrik berdiri sekitar empat tahun lalu. Namun yang sebelumnya tidak menimbulkan korban. “Kalau ledakan mah biasa itu. Jadi enggak semua ledakan berpotensi kebakaran, tapi kalau percikannya besar baru,” ujarnya.

Sementara, anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang Jhony E Wangga mengatakan, pihaknya menerima kabar adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 14.15 WIB melalui saluran telfon. Sekitar pukul 14.20 WIB, dua unit armada Damkar dan tim TRC pun diluncurkan ke lokasi kejadian guna melakukan penanganan.

Sekitar pukul 14.40 WIB tim pun langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan. Hingga sore hari para petugas damkar masih terus melakukan pemadaman. “Jadi kita juga dikasih tahunya telat baru jam 2 siang. Bahkan koramil dan Polsek juga baru tahu siang,” ujarnya.

Nana mengatakan, akibat kebakaran itu lima orang karyawan pabrik mengalami luka bakar. “Korban dilarikan ke RS Hermina. Kalau data mah lima, tapi informasi lanjutan masih kita pantau,” ujarnya. (DN)*


Sekilas Info

Penyertaan Modal Bank Banten Terancam Jadi Silpa

SERANG, (KB).- Penyertaan modal untuk PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten Tbk (Bank Banten) terancam menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *