OTT Calo E-KTP, Disdukcapil Kota Serang Sebut ASN tak Terlibat

SERANG, (KB).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang menyebut tidak ada keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam kaitan kasus pencaloan KTP elektronik, Kamis (28/11/2019).

Hal tersebut terungkap saat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang memanggil Disdukcapil Kota Serang, untuk mengklarifikasi terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) calo KTP elektronik oleh Polres Serang beberapa waktu lalu.

Ketua komisi I DPRD Kota Serang Bambang Janoko mengatakan, pihaknya yang membidangi pemerintahan ingin mengetahui permasalahan yang terjadi. Sehingga, perlu melakulan klarifikasi langsung ke Disdukcapil.

“Kita pertanyakan bahkan bukan itu saja, tapi persoalan-persoalan pelayanan lainnya yang mungkin kurang bagus, kita diskusi di situ,” kata Bambang usai rapat dengan Disdukcapil Kota Serang di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Serang, Kamis (28/11/2019).

Dari klarifikasi tersebut, ucap dia, Disdukcapil memastikan tidak ada keterlibatan dari pegawai ASN. Tetapi, itu murni dilakukan calo yang memanfaatkan pelayanan di Disdukcapil sebagai mata pencahariannya.

“Jadi kami tidak lagi mencari yang salah siapa, tapi kita minta ke depan harus diperbaiki. Baik pelayanannya tidak ada isu yang tidak enak didengar, tidak ada (pegawai) itu hanya sifatnya pungli,” ucap dia.

Baca Juga : Disdukcapil Kota Serang Rawan Pungli

Selanjutnya, ia berharap di bawah kepemimpinan kepala dinas yang baru, pelayanan Disdukcapil menjadi lebih baik. Terkait proses hukum kasus tersebut, ia menyerahkan kepada kepolisian, karena hal itu masuk ke ranah hukum.

“Kita kan belum sampai endingnya (penyelesaiannya). Apa keputusan dari kepolisiannya juga, kita kan belum tahu. Hanya memanggil untuk klarifikasi kejadian yang sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Serang Mamat Hambali mengatakan, terkait evaluasi kinerja dari Komisi I, pihaknya siap meningkatkan pelayanan di Disdukcapil. Kemudian, terkait adanya OTT yang terjadi di Disdukcapil merupakan murni dilakukan calo di luar pegawai Disdukcapil.

“Itu adalah perbuatan calo tidak ada yang di dalam disdukcapil dan itu sulit diprediksi. Kecuali staf, kita bisa diprediski,” ucap dia.

Meski demikian, ia memastikan akan melakukan pembenahan pelayanan di Disdukcapil Kota Serang. Hal itu agar tidak ada lagi calo yang memanfaatkan situasi. Terhadap pegawai di Disdukcapil sendiri, ia mengaku sudah melakulan briefing secara bergelombang.

“Setelah kejadian kita sudah briefing dan terus dilakukan secara bergelombang,” ujarnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here