Jumat, 22 Juni 2018

Operasi Keselamatan Kalimaya 2018, Badut Zebra Tegur Pengendara

BERAGAM cara dilakukan polisi lalu lintas dalam menyosialisasikan keselamatan berkendara. Seperti cara unik yang dilakukan Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang yang mengenakan badut zebra dan polisi untuk mengajak pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Hal itu dilakukan saat pelaksanaan Operasi Keselamatan Kalimaya 2018 di Jalan Raya Serang-Jakarta, Ciruas, Kabupaten Serang, Senin (5/3/2018).

Di hari pertama operasi tersebut, petugas mengenakan kostum badut Zebra dan badut polisi. Kehadiran kedua badut berkostum lucu tersebut membawa misi keselamatan berkendara sekaligus menghibur pengendara. “Karena operasi saat ini berlebel imbauan maka kami terjunkan personel dengan kostum badut berseragam Polri dan Zebra. Intinya kami mengimbau keselamatan berkendaraan sambil menghibur,” ujar Kasat Lantas Polres Serang AKP Lucky Permana Putra, Selasa (6/3/2018).

Lucky menuturkan, penggunaan kostum badut tersebut dimaksudkan agar para pelanggar tidak merasa takut dengan polisi, tapi takut pada aturan hukum berlalu-lintas. “Keduanya (badut) bertugas membagikan brosur keselamatan berkendara, memperbaiki tali helm pengaman, sabuk pengaman mobil, sampai memberi teguran dan nasihat bagi pengguna jalan atau pengendara sepeda motor maupun mobil yang ditemui saat operasi berlangsung,” tutur Kasat.

Dengan pengerahan badut polisi dan zebra tersebut diharapkan dapat menarik simpati masyarakat dan pengendara. Operasi yang mulai digelar pada tanggal 5 hingga 21 Maret 2018 tersebut 80 persen bersifat teguran dan imbauan agar pengendara tertib berlalulintas.

Petugas akan melakukan tindakan terhadap 7 pelanggaran, yaitu melawan arus, tidak memakai sabuk pengaman, tidak memakai helm, anak dibawah umur berkendara, melebihi batas kecepatan. “Juga berkendara dalam keadaan mabuk serta menggunakan HP pada saat berkendara. Tujuan operasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat supaya tertib dalam berlalu lintas, tetapi jika pelanggarannya sudah membahayakan keselamatan, tentu akan ditilang,” ucap Lucky.

Selama operasi tidak selalu dilakukan di jalanan. Petugas juga akan melakukan sosialisasi tertib lalulintas kepada pelajar dengan mendatangi sekolah-sekolah. Selain itu, juga dipasang spanduk-spanduk tertib lalulintas di pusat keramaian maupun di lokasi rawan kecelakaan. “Diharapkan dengan adanya Operasi ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di wilayah hukum Polres Serang Kabupaten,” tutur Kasat. (Fahmi Sa’i)***


Sekilas Info

Pasca-Libur Idulfitri 1439 Hijriah, Pemkab Serang tak Lakukan Operasi Yustisi

Tidak seperti biasanya, pascalibur Lebaran 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *