Selasa, 21 Agustus 2018

”Open Bidding” Eselon II Dijadwal Ulang, Pemprov Banten dan KASN Beda Paham

SERANG, (KB).- Gubernur Banten, Wahidin Halim, angkat bicara soal adanya rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang meminta Pemprov Banten menghentikan sementara pelaksanaan lelang jabatan lima Eselon II. Menurut Wahidin, adanya surat tersebut karena ada perbedaan pemahaman saja antara pemprov dengan KASN.

“Kami menganggap karena ini kelanjutan dari open bidding sebelumnya yang gagal. Dua kepala biro. Kita anggap bisa langsung, panselnya kan sudah ada. Ya mungkin perbedaan pemahaman saja,” kata Wahidin, ditemui seusai membuka acara pasar murah di halaman Masjid Raya Albantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (5/6/2018).

Diketahui sebelumnya, lelang jabatan untuk posisi Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ARTP) harus diulang. Sebab, hanya ada satu peserta lelang dari minimal tiga orang yang memenuhi standar penilaian. “Kita beranggapan open bidding itu kan sudah ada dulunya. Ini kan melanjutkan. Dari pihak KASN mengatakan bahwa ini harus (tetap) lapor, ya sekarang lapor,” ujar WH.

Menurutnya, pemprov sudah melaporkan perihal rencana open bidding tersebut melalui sistem informasi jabatan pimpinan tinggi (sijapti). Hanya saja menurutnya, KASN belum mengunggahnya.”Sudah masuk ke sijapti, tapi kan kalau lewat itu lambat, sudah masuk sebenarnya. Dari minggu lalu, belum diupload (unggah), padahal sudah dilakukan. Enggak ada masalah,” ucap mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini.

Baca Juga: KASN Surati Pemprov Banten, Tahapan ”Open Bidding” 5 Jabatan Eselon II Dijadwal Ulang

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin menyatakan, tahapan seleksi terbuka lima jabatan Eselon II dijadwal ulang. “Sebenarnya istilahnya bukan dihentikan, bahasanya ditunda sementara. Artinya, tahap berikutnya dijadwal ulang. Kita sudah tindak lanjuti surat dari KASN. Pertama, kita akan merevisi jadwal tahapan, jadwal kita susun lagi,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam surat KASN bernomor B-1108/KASN/5/ 2018 disebutkan agar Pemprov Banten menghentikan sementara proses seleksi terbuka terhadap lima jabatan Eselon II tersebut. Hal itu dinilai pelaksanaan lelang jabatan dilaksanakan sebelum ada rekomendasi KASN. Saat ini sudah ada 35 pejabat yang dinyatakan lolos administrasi sebagaimana surat keputusan nomor 17-PANSEL.JPTP /2018. (RI)*


Sekilas Info

LAZ Harfa Banten Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama Untuk Korban Gempa Lombok

SERANG, (KB).- Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten menggelar sholat ghaib dan doa bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *