OPD dan BUMD Diminta Dukung MTQ Banten

SERANG, (KB).-  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diminta ikut berpartisipasi memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten. Hajat tahunan itu akan digelar tanggal 16-20 April 2018. Hal itu mengemuka dalam rapat persiapan MTQ Provinsi Banten, Senin (26/3/2018).

Hadir pada rapat tersebut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten Prof. KH. Syibli Syarjaya, Ketua Panitia MTQ Prof Soleh Hidayat, dan Kepala Biro Kesra Banten Irfan Santoso. “Tanpa dukungan dari OPD dan BUMD, MTQ ini akan sepi,” kata Prof. Soleh. Dukungan dimaksud, pada saat pelaksanaan seluruh OPD dan BUMD membuka warung amal di setiap majelis.

Sementara Prof Syibli berharap Dinas Pendidikan dan Kemenag mengerahkan pelajar untuk menyaksikan jalannya setiap lomba.  “Para pelajar harus digalang untuk menghadiri lomba. Hal ini diharapkan akan memotivasi siswa untuk mempelajari Alquran lebih serius,” katanya,

Diketahui, MTQ Tingkat Provinsi Banten ke-15 akan digelar tanggal 16-20 April 2018. Untuk efisiensi, hajat tahunan tersebut akan dipusatkan di halaman Masjid Raya Al Bantani dan aula Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten.
Sekretaris II LPTQ Banten H. Uesul Qurni menyatakan, pendaftaran peserta secara online telah dimulai tanggal 1 Februari-20 Maret 2018. “MTQ ke-15 akan diikuti sekitar 464 peserta dari seluruh Provinsi Banten,” kata H. Uesul.

Disebutkan MTQ Provinsi Banten akan memperlombakan Cabang Tilawah sebanyak 6 golongan, Cabang Tahfidz sebanyak 5 golongan, Cabany Tafsir sebanyak 3 golongan, Cabang Syarhil Quran, Cabang Fahmil Quran, Cabang Khat Alquran sebanyak 4 golongan, Cabang Makalah Alquran, Cabang Qiratul Kutub sebanyak 3 golongan, dan Cabang Hafalan Hadits.

Ketua Umum LPTQ Banten Ranta Soeharta mengatakan, MTQ merupakan tradisi baik yang diwariskan para pendahulu. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menggelar kegiatan tersebut. “Bahkan sebaiknya, MTQ juga digelar mulai tingkat desa,” katanya.

Dikatakannya, MTQ Provinsi Banten menjadi ajang mempersiapkan para qori-qoriah serta hafidz-hafidzah yang akan menjadi wakil pada ajang serupa di tingkat nasional. Selain bacaan dan hafalan, MTQ juga melombakan pemahaman atas kandungan Alquran dan Al Hadits. Ia berharap, MTQ yang digelar tiap tahun menjadi sarana umat Islam mendalami kitab sucinya dengan baik sehingga terhindar dari tindakan ekstrem yang merugikan bangsa dan masyarakat. (SY)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here