Omzet Kota Serang Fair 2019 Tembus Rp 12 M

SERANG, (KB).- Total transaksi pada kegiatan Kota Serang Fair 2019 selama lima hari di Alun-alun Barat Kota Serang diklaim tembus Rp 12 miliar. Nilai tersebut, meningkat dari ajang serupa di tahun sebelumnya yang mencapai Rp 9 miliar. Meski begitu, nilai tersebut, tidak memenuhi target Rp 15 miliar.

“Untuk perputaran ekonomi pada pergelaran ini mencapai Rp 12 miliar lebih. Hal ini, melebihi target tahun sebelumnya yang hanya 9 miliar. Jadi, lebih 3 miliar dengan tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi (Disperdaginkop) dan UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono, seusai penutupan Kota Serang Fair 2019 di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (26/8/2019) malam.

Ia menjelaskan, di hari pertama Kamis (22/8/2019) omzet yang diperoleh sebesar Rp 1.619.673.000. Hari kedua, sebesar Rp 2.255.028.000 dan hari ketiga sebesar Rp 4.235.148.000, sedangkan untuk hari keempat dan kelima mendapat Rp 2.119.865.500 serta Rp 2.555.761.000.

“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi kepada peserta stan. Semoga di tahun depan pelaksanaan Kota Serang Fair dapat lebih membaik lagi dan mencapai target yang sesuai atau capaiannya lebih dari tahun ini,” ujarnya.

Ia menuturkan, Kota Serang Fair 2019 melibatkan 117 peserta yang berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, badan usaha milik negara (BUMN), organisasi masyarakat (Ormas) dan pelaku usaha kecil menengah (UKM), serta koperasi yang ada di Banten, khususnya Kota Serang.

“Alhamdulillah, Kota Serang Fair 2019 ini berjalan dengan baik dan seusai dengan target, meski memang belum mencapai target perputarannya. Tapi, kami selaku penyelenggara senang, karena kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat Kota Serang saja. Ada dari Cilegon dan Kabupaten Serang serta luar daerah lainnya,” ucapnya.

Wali Kota Serang Syafrudin mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap tahun depan bisa lebih semarak lagi.

“Saya kira berbagai rangkaian untuk HUT ke-12 Kota Serang yang ditutup dengan event ini sangatlah bagus. Bahkan, seluruh kreasi masyarakat dari berbagai macam bentuk, berjalan dengan lancar, dan sukses. Semoga tahun depan, gelaran ini dapat lebih membaik,” tuturnya.

Menurut dia, meningkatnya nilai transaksi pada tersebut, membuktikan ekonomi di Kota Serang mengalami peningkatan.

“Semoga tahun 2020 akan lebih meriah dari tahun ini, karena dilihat dari tanggal 22-26 Agustus ini pengunjungnya penuh,” katanya.

Selain itu, dia juga menginginkan ajang tahunan tersebut, tidak melulu digelar di Alun-alun Barat Kota Serang.

“Kami akan coba di stadion, karena saya kira alun-alun tempatnya masih kurang besar. Mudah-mudahan di stadion bisa lebih sukses. Jadi, tidak di alun-alun terus,” ujarnya. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here