Objek Wisata tidak Tertata, Pengelola Hotel Mengeluh

SERANG, (KB).- Sejumlah pengelola hotel mengeluh, karena objek atau destinasi wisata di Kota Serang yang masih belum tertata dengan baik. Sebab, kondisi tersebut sangat memengaruhi tingkat kunjungan hotel, sebab wisatawan sangat minim. Salah satunya, yaitu Banten Lama yang menjadi salah satu ikon Kota Serang sebagai wisata religinya. Saat ini, dinilai masih belum layak dikunjungi para wisatawan, karena kondisinya yang dikatakan masih terlihat kumuh. “Di Kota Serang ini sebenarnya kami lebih ke hotel bisnis. Jadi, yang menginap hanya pengunjung yang sedang ada urusan bisnis bukan pelesir. Tetapi, di hari libur itu jujur, hotel kami sepi,” kata Manajer Hotel Taman Sari, Dewi kepada Kabar Banten, Kamis (28/9/2017).

Menurut dia, hanya ada beberapa keluarga saja yang datang berkunjung ke hotelnya. Selain itu, banyak dari pengujung yang menanyakan destinasi apa saja yang ada di Kota Serang ini. Namun, pihaknya hingga saat ini lebih mengenalkan Banten Lama sebagai salah satu tempat wisata di Kota Serang. “Saya sudah 10 tahun di hotel ini dan Banten Lama itu menjadi tujuan utama ketika ada tamu yang ingin wisata di Sabtu dan Minggu. Soalnya, saya masih bingung di Kota Serang ini destinasinya masih belum banyak,” ujarnya.

Ia menuturkan, kondisi Banten Lama juga kurang terawat. Masih banyak sampah-sampah yang tersebar di sekitar bangunan-bangunan keraton dan benteng-benteng. “Kami berharap, pemerintah dapat segera memperbaiki sarana pariwisata yang ada di Kota Serang. Selain dapat menyumbang PAD (pendapatan asli daerah), juga memberikan kontribusi terkait peningkatan kunjungan di hotel kami,” ucapnya.

Selain itu, Sales Marketing Hotel Amaris, Bastian menjelaskan, hotelnya yang baru ada di Kota Serang beberapa bulan terakhir ini terbilang sedikit pengunjung. Hanya ada beberapa pengunjung yang menginap sebentar untuk urusan bisnis, sehingga setiap harinya pihak hotel juga memberikan penawaran atau promo-promo wisata, agar tingkat kunjungan meningkat. “Paling saya cuma bisa menawarkan berwisata ke Anyer, Tanjung Lesung, dan lainnya. Kalau ke Banten Lama banyak pengunjung yang malahan tidak mau kembali lagi. Tentu ini berpengaruh pada tingkat kunjungan hotel,” katanya.

Di Kota Serang, dia menuturkan, masih belum banyak wisata yang diketahuinya. Maka, pihaknya mengajak pengunjung saat hari libur ke wilayah Kabupaten Serang atau Kabupaten Pandeglang. “Saya sering buka media sosial, paling banyak posting-annya itu destinasi yang bukan di Kota Serang. Jadi, kami bingung mengarahkan tamu untuk berkunjung ke tempat wisata yang ada di Kota Serang ini,” katanya. (TM)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here