Normalisasi Situ Cijoro Bendungan Rp 3 Miliar

Situ Cijoro Bendungan

PIHAK Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3) Banten, tahun ini akan melaksanakan normalisasi atau pengerukan Situ Cijoro Bendungan, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Upaya normalisasi menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar.

Perwakilan pihak BBWSC3 Banten, Hanif mengatakan, upaya normalisasi dilakukan karena kondisi Situ Cijoro Bendungan telah mengalami pendangkalan. Untuk itu, pemerintah melalui BBWSC3 tahun ini telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk melakukan normalisasi.

“Pengerjaannya sekitar bulan Mei 2019, dan ditargetkan selesai Desember 2019,” kata Hanif saat acara sosialisasi rencana normalisasi Situ Cijoro Bendungan di Aula Kantor Desa Rangkasbitung, Jumat (14/6/2019).

Menurut dia, sebelum normalisasi dilaksanakan, pihaknya perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hal itu diperlukan untuk mendapatkan masukan atau ide dari masyarakat agar hasil penanganannya benar-benar maksimal. Sebagai bentuk pemberdayaan, pihaknya juga akan melibatkan masyarakat sekitar situ sebagai pekerja dalam pengerjaannya nanti.

“Kita akan libatkan juga masyarakat agar ikut andil dalam pelaksanaan normalisasi situ,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain melakukan pengerukan pendangkalannya, pihaknya juga akan melaksanakan pemasangan batu penahan tanah dibagian tebing, termasuk memasang paving block di sekitar sisi kawasan Situ Cijoro Bendungan.

Penataan dan normalisasi ini nantinya diharapkan bisa berdampak baik bagi pengairan areal persawahan milik para petani. “Setelah dinormalisasi, dampaknya nanti akan dirasakan oleh petani. Pasokan air saluran irigasi akan menjadi lebih baik,” katanya.

Sambut baik

Sementara, Camat Rangkasbitung Yadi Bazar Gunawan sangat menyambut baik adanya rencana normalisasi situ yang akan dilaksanakan tahun ini. Apalagi, keberadaan situ sangat dibutuhkan oleh petani sebagai sumber pengairan irigasi persawahan.

“Kita tahu, sejak beberapa tahun ke belakang areal persawahan di sekitar Situ Cijoro menjadi sawah tadah hujan. Namun, setelah situ akan ditangani pihak BBWSC3, semoga kebutuhan pengairan untuk persawahan kembali normal,” tuturnya. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here