Niat Selamatkan Uang, Pasutri Luka Bakar

PANDEGLANG, (KB).- Pasangan suami istri, Ahyudin (26) dan Ny. Rohayati (24) warga Kampung Kolelet, Desa Cikadongdong, Kecamatan Cikeusik Pandeglang mengalami luka bakar saat akan menyelamatkan uang simpanan Rp 15 juta di rumahnya yang mengalami kebakaran, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Akibat luka bakar serius, pasutri tersebut menjalani perawatan dan pengobatan medis di RSUD Malingping. Menurut informasi, selain pasutri tersebut, ada satu keluarga yang ikut mengisi rumah tersebut yakni Hamday (55) dan Sanaah (50) bersama lima  anaknya Sarti (20), Mega (19), Rasmani (40), Surni (30), Yadi (2). Namun mereka selamat dari ancaman kebakaran.

Kepala Dusun setempat, Agus menuturkan, saat kejadian kebakaran kampung tersebut kondisinya sedang sepi. Karena mendengar ada yang minta tolong, dia meminta bantuan warga. Kebakaran yang diduga korsleting listrik itu berlangsung cepat hingga upaya warga memadamkan api pun sia-sia, karena api semakin cepat meludesi rumah korban.

Sementara pasutri Ahyudin dan Rohayati tampak nekat untuk menyematkan uang simpanannya dalam kamar. Namun apa yang terjadi, pasutri tersebut terjebak di dalam rumah yang kebakaran. Akibat sambaran api, pasutri pun mengalami luka bakar. Namun beruntung bisa diselamatkan dan dilarikan ke RSUD Malingping.

“Ya, sebelum kejadian penghuni rumah sedang memasak di dapur. Tiba -tiba terjadi percikan api di KWH listrik. Saat itu api yang cepat membesar menyambar bensin depan rumah tersebut. Akibat kejadian itu pasangan suami istri mengalami luka bakar,” katanya.

Menurut dia, dari peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar ratusan juta rupiah, sebab seluruh isi rumag ludes terbakar.‎

Sementara itu, Staf Kebencanaan Bencana Alam Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana menuturkan, pihaknya telah memberikan sejumlah bantuan logistik yang diberikan langsung kepada korban kebakaran. Bantuan ini sebagai respon cepat terhadap para korban.

Ia mengatakan, pendistribusi disalurkan oleh Tagana Kabupaten Pandeglang dan Kampung Siaga Bencana (KSB). “Adapun bantuan yang kami berikan, itu berupa beras, tenda gulung, peralatan dapur, selimut,” ucapnya. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here