Selasa, 11 Desember 2018

Ngabuburit di Alun-alun Kota Cilegon

Petang menyongsong, Alun-alun Kota Cilegon, di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Ahad (27/5/2018) sekitar pukul 17.00, ramai dikunjungi warga. Mereka mulai berdatangan untuk sekadar kongkow, sambil menunggu beduk magrib ditabuh.

Ketika itu, tidak ada pertunjukan air mancur yang menjadi ikon alun-alun seluas 3,2 hektare itu. Namun, hal itu tidak menyurutkan keinginan masyarakat untuk ngabuburit di alun-alun yang belum lama ini baru diresmikan.

Sangat terlihat kerinduan warga Cilegon akan ruang terbuka untuk berekreasi dan berkreasi. Alung dari komunitas Cilegon Roller Scate (Cros) misalnya, sangat menikmati berlatih rollerblade di sore hari itu.

“Biasanya saya main di KJ (Krakatau Junction), sekarang nyoba di alun-alun ini. Lumayan juga Mas,” katanya.

Saat itu, Alung ditemani Jefri dari komunitas yang sama. Kedua pemain rollerblade berkeringat disekujur badan, namun tidak ada paras lelah pada muka mereka.”Asyik sih, lebih asyik lagi kalau ada spot khusus para pemain rollerblade,” ujarnya.

Beralih ke Komunitas Jawara Banten Cilegon, sekumpulan pelajar yang hobi membaca dan berdiskusi. Mereka tampak duduk-duduk di atas tikar sambil membaca sejumlah buku. Para ABG ini juga memajang sejumlah buku untuk dibaca khalayak umum, para pengunjung Alun-alun Cilegon.

Di antara mereka terlihat satu kantong plastik gorengan yang dibeli dari pinggir jalan alun-alun. Beberapa botol air mineral juga telah disiapkan untuk membatalkan puasa mereka.

“Kami memang sering nongkrong disini, khususnya setiap Ahad menjelang Magrib. Yah, sekadar kumpul-kumpul sambil membaca buku, juga sedikit berdiskusi tentang sejumlah isu yang berkembang,” ucap Panji, salah satu anggota Komunitas Jawara Banten.

Spot nongkrong

Dijadikannya Alun-alun Cilegon sebagai spot ngongkrong mereka, menurut Panji, merupakan salah satu strategi menyukseskan misi utama komunitas tersebut. Yakni meningkatkan minat baca masyarakat Kota Cilegon.

“Kami mengetahui jika minat baca masyarakat Cilegon cukup rendah. Karena itu, kami ingin berkontribusi mendorong peningkatan minat baca masyarakat. Yakni dengan nongkrong sambil baca buku, juga menyediakan buku untuk dibaca secara umum,” ucap senior SMK Muhamadyah ini.

Uforia nongkrong sambil ngabuburit ini juga dimanfaatkan secara maksimal oleh para pedagang kuliner. Di sudut foodcort Alun-alun Cilegon, meja makan telah dipenuhi para pelanggan yang sengaja datang untuk menikmati suasana lain dalam berbuka puasa.

“Alhamdulillah Mas, sejak awal bulan puasa pendapatan kami tinggi. Tidak hanya di akhir pekan, tapi kondisi seperti ini setiap hari loh,” ujar Dita, salah satu pedagang.

Masyarakat kreatif Kota Cilegon tampaknya memanfaatkan Alun-alun Cilegon untuk menyebarkan pengaruh positif sambil menunggu azan magrib. Sayangnya disudut lain, pemandangan tidak menyenangkan pun terlihat. Sejumlah pemuda terlihat duduk-duduk di atas kolam utama air mancur. Bahkan, pasangan dimabuk cinta tidak segan berpelukan sambil bersender di pinggir kolam tersebut.

Bangun pagar

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, akan membangun pagar di sekitar kolam air mancur utama. Ini untuk mencegah warga nongkrong di atas kolam tersebut.

“Sebetulnya kami sudah memberikan imbauan agar tidak nongkrong di atas kolam utama. Tapi karena warga tidak mempedulikan imbauan itu, sepertinya akan dibangun pagar,” katanya.

Aziz mengatakan, Pemkot Cilegon menginginkan masyarakat menikmati keberadaan Alun-alun Cilegon. Demi meningkatkan kenyamanan tersebut, alun-alun yang telah dibangun dengan modal APBD Cilegon sebesar Rp 31 miliar tersebut, akan dilengkapi sejumlah fasilitas.

“Masih ada hal yang akan kami tambah. Misalnya fasilitas wifi, juga penambahan tempat sampah. Itu semua telah saya usulkan di APBD Perubahan 2018,” tutur Aziz. (Sigit Angki Nugraha)*


Sekilas Info

Jelang Pemilihan Calon Wakil Wali Kota Cilegon, PKS Lirik Reno

CILEGON, (KB).- Peta politik pada konstelasi pemilihan Wakil Wali Kota Cilegon kini telah berubah. Tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *