Naikkan IPM Kota Serang, Syafrudin Genjot 3 Bidang

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, terus berupaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Serang. Terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Syafrudin dalam menanggapi IPM Kota Serang yang berada diperingkat keempat dibandingkan kabupaten/kota di Provinsi Banten dan terendah dibandingkan empat kota lainnya.

“Ke depan pemkot terus berupaya bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan IPM Kota Serang,” katanya kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Upaya yang dilakukan, ucap dia, dengan menekankan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait ikut menyelesaikan permasalahan yang memengaruhi tingkat IPM Kota Serang.

“Yang pasti bagaimana caranya untuk mengurangi kemiskinan, perbanyak pelatihan-pelatihan untuk pengangguran, yang jelas kalau masyarakat kami sudah sejatera, peningkatan pendidikan dan kesehatan juga akan berpengaruh lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menuturkan, permasalahan krusial dalam peningkatan IPM Kota Serang, yakni permasalahan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Kami kan lemahnya gini, lapangan pekerjaan yang kurang, mencakup kesemua lini, dari anak yang baru lulus, dan belum tentu yang sudah lama lulus juga sudah bekerja,” ucapnya.

Menurut dia, jika dibandingkan dengan kota lain seperti Kota Tangerang yang sudah banyak industri dan mal, maka wajar jika IPM Kota Serang masih rendah, sehingga PR bagi Pemkot Serang, adalah mencari solusi dalam meningkatkan ekonomi warga.

“Ini kuncinya di RTRW, karena investornya susah kalau belum jelas. Kami mau ngundang investasi selebar-lebarnya, karena masyarakat harus dikasih pemahaman biar tidak ada dampak, intinya gitu,” katanya.

Diketahui, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang 2019 terendah dibandingkan empat kota di Provinsi Banten. Meski demikian, jika dibandingkan dengan delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, IPM Kota Serang berada di peringkat empat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten diketahui tingkat IPM teritnggi Kota Tangerang Selatan sebesar 81,48 pada 2019, Kota Tangerang 78,43, Kota Cilegon 73,01, dan Kota Serang 72,10 mengalami peningkatan sebesar 0,59 persen dibandingkan 2018 yang hanya 71,68. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here