Rabu, 16 Januari 2019

Museum Negeri Banten Miliki Kids Corner

Museum Negeri Banten berusaha meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke museum, dengan tujuan masyarakat dapat mengenal sejarah dan kebudayaan Banten. Salah satunya dengan meningkatkan sarana dan prasarana di sana. Kini Museum Negeri Banten dilengkapi fasilitas Kids Corner. Fasilitas tersebut untuk mewadahi anak-anak berkreativitas dan menambah pengetahuan mereka tentang budaya Banten.

Pemandu Museum Negeri Banten Dian Rodiani mengatakan, museum sekarang masuk dalam museum inklusif, jadi bukan hanya untuk masyarakat umum saja tetapi untuk menarik anak-anak untuk datang ke museum. Anak-anak bisa belajar tentang kebantenan.

“Kami ingin membuat museum jadi lebih menarik lagi dan berkesan mereka akan lebih betah. Di dalamnya tersebut juga ada permainan untuk mengasah kreativitas anak yakni bermain pazel, ada penilaian sangat puas, puas dan tidak puas, mereka bisa menaruh bola dan memberikan penilaian setelah mereka selesai,” kata Dian kepada Kabar Banten, di Museum Negeri Banten, Senin (7/1/2019).

Menurut dia, dunia anak merupakan dunia mengedepankan suasana kegembiraan dan kesenangan, termasuk kedalam pembelajaran sejarah dan kebudayaan. Tujuannya untuk mengenalkan budaya Banten khususnya untuk generasi muda. “Didalamnya banyak sekali pembelajaran untuk anak-anak bisa lebih mengenal tentang budaya Banten khususnya di kabupaten/kota. Sebagai upaya meningkatkan minat pengunjung datang ke museum,” katanya.

Ia mengatakan, selain untuk belajar, pengunjung juga bisa bermain. Museum juga bisa menjadi tempat edukasi untuk orangtua yang ingin mengajak liburan. Selain itu, banyak pengunjung yang datang tidak hanya dari masyarakat saja tetapi dari luar Banten. Pada Desember lalu ada seorang backpacker dari Ukraina berkunjung ke museum.

“Kami ingin masyarakat untuk lebih mengenal museum. Museum tidak hanya diisi dengan koleksi pada zaman dahulu tapi juga menampilkan sisi dari digitalisasi, agar pengunjung yang datang pun akan merasa nyaman,” ucapnya.

Ia mengatakan, selain ada papan informasi pengetahuan umum pengunjung juga dipandu oleh pemandu museum, nantinya pemandu tersebut akan menjelaskan setiap koleksi yang berada di museum. “Kegiatan tersebut bisa menambah wawasan. Para pengunjung selain pengetahuan sejarah juga dapat pengetahuan umum,” tuturnya. (Denis Asria)*


Sekilas Info

Untuk UTBK, Untirta Siapkan Ribuan Komputer

SERANG, (KB).- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyiapkan 2.605 unit Komputer di 21 lokasi ujian, untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *