Minggu, 23 September 2018
Jembatan Ciseda di wilayah Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak.*

Mulurnya Pergantian Jembatan Ciseda, Kinerja DPUPR Banten Dievaluasi

LEBAK, (KB).- Sejumlah aktivis mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan evaluasi kinerja di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten. Hal itu menyusul adanya proyek penggantian jembatan jalan ruas Saketi-
Malingping yang selain mulur juga perencanaannya tidak matang.

Salah seorang aktivis Lebak Selatan (Baksel), Guntara mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik sikap tegas Gubernur Banten terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten yang berkinerja buruk. ”Tentunya kami sangat mengapresiasi “greget” Gubernur Banten terhadap pejabat yang kinerja buruk jika dibiarkan akan menghambat terhadap kemajuan Banten ke depan,” ujarnya.

Atas sikap tegas yang ditunjukkan orang nomor satu di Provinsi Banten tersebut, ujar Guntara, masyarakat mempunyai rasa optimistis terhadap upaya Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk membersihkan oknum-oknum pejabat yang tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap amanahnya tanpa pandang bulu.

”Atas dasar itu, kami berharap Pak Gubernur tidak tinggal diam terhadap pejabat yang berkompeten dalam pelaksanaan proyek seperti pada proyek penggantian jembatan di Jalan Saketi-Malingping. Sebab, selain penyelesaiannya tidak tepat waktu juga ada salah satu jembatan yakni Jembatan Ciseda yang diduga perencanaannya tidak matang,” ucapnya.

Hampir senada dikatakan aktivis lainnya, Malik. Menurutnya, mulurnya pelaksanaan pekerjaan proyek dan adanya kejanggalan pada pembangunan Jembatan Ciseda seharusnya menjadi pertimbangan bagi pihak berkompeten untuk melakukan evaluasi atas kinerja pihak berkompeten di DPUPR Banten.

”Yang kami tahu setiap proyek pembangunan direncanakan secara matang. Tetapi melihat proyek penggantian jembatan di Jalan Saketi-Malingping seperti Jembatan Ciseda terkesan tidak melalui perencanaan matang karena geometri jalannya tidak sesuai standar dan diakui oleh PPTK nya,” kata Malik.

Sebelumnya diberitakan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada PUPR Provinsi Banten, Novidin dikonfirmasi terkait Jembatan Ciseda yang dinilai gagal dalam perencanaannya menyatakan, untuk Tahun Anggaran 2017 pelaksanaan penggantian jembatan di ruas jalan tersebut akan diserahterimakan dan untuk pembenahaan geometri jalan akan telah diusulkan kepada bagian perencanan. ”Dalam paket proyek kesembilan jembatan tersebut tidak ada penggantian lahan. Mudah-mudahan bisa dianggarkan pada anggaran perubahan atau Tahun Anggaran (TA) 2019,” kata Novidin Beberapa waktu lalu. (DH)***


Sekilas Info

Ini Cara Bulog Lebak-Pandeglang Jaga Kekompakan Kerja

LEBAK, (KB).- Perum Badan urusan logistik Subdivisi Regional (Bulog Subdivre) Lebak-Pandeglang mengelar acara family gathering, berlokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *