Rabu, 12 Desember 2018

MUI Minta Pemerintah Razia Orang Gila

SERANG, (KB).- Ketua MUI Kota Serang KH Mahmudi meminta pemerintah daerah merazia orang gila. Hal itu menyusul semakin gencarnya isu peganiayaan, penyerangan dan penculikan terhadap ulama yang dihubung-hubungkan dengan orang gila.

“Isu penyerangan, penganiayaan, dan penculikan terhadap ulama, pimpinan pondok pesantren, ustad, imam masjid, yang akhir akhir ini viral di media dinisbahkan kepada orang gila. Isu ini telah meresahkan masyarakat dan cenderung anarkhis. Seseorang yang tertangkap diduga pelaku penganiyaan dihakimi massa, seolah negeri ini adalah negeri yang tidak punya hukum dan peradaban,” kata Ketua MUI Kota Serang KH. Mahmudi didampingi Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tadjudin, Rabu (14/2/2018).

Mahmudi mengimbau para kiai, ulama, pimpinan pondok pesantren untuk meningkatkan kewaspadaan, keamanan, menjaga dan mengenali situasi lingkungan terdekat aman steril dalam radius 100 meter. “Pada saat sama, kami juga meminta aparat keamanan untuk menjamin dan memberikan rasa aman tentram damai bagi kehidupan masyarakat, khususnya lingkungan pesantren,” katanya.

MUI mendukung Satpol PP untuk merazia orang gila di wilayah hukum Kota Serang. Namun demikian, masyarakat diingatkannya agar tetap tenang dan tidak “main kayu” terhadap terduga pelaku dan atau orang gila. Para terduga harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan. “Kami menudukung aparat kepolisian untuk mengusut tuntas aktor misterius isu penganiayaan terhadap kiai,” katanya. (SY)***


Sekilas Info

MTQ Pelajar Ditutup, Para Juara Diminta Terus Belajar

SERANG, (KB).- Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar tingkat Provinsi Banten II resmi ditutup. Kegiatan berlangsung selama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *