Minggu, 24 Juni 2018

MUI Ajak Umat Maksimalkan Perekonomian Syariah

PALEMBANG, (KB).- Pusat Inkubasi Bisnis Syariah Majlis Ulama Indonesia (PINBAS MUI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Horison Palembang, pada 14-16 Februari 2018.
Pada acara tersebut, MUI Banten mengutus Hj. Iin Ratna (Sekretaris MUI Banten) dan Egi Djanuiswati (Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Banten/ Kepala Cabang Pusat Inkubasi Bisnis Syarian MUI Provinsi Banten).

Kepada kabar-banten.com, Hj. Iin Ratna mengatakan, pada rakernas tersebut PINBAS MUI Pusat akan melantik PINBAS MUI dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Mengutif sambutan KH.Ma’ruf Amin, Hj. Iin Ratna mengatakan selama ini pembangunan ekonomi nasional dilakukan dari atas yang melahirkan konglomerat.

Hal itu, menggunakan teori penerapan yang kurang tepat. Ekonomi syariah yang terus berkembang pesat di Indonesia bisa menjadi solusi cerdas bagi pemberdayaan ekonomi umat. “MUI telah mengadakan kongres bersama untuk memberdayakan umat. Tujuannya, bagaimana berada di arus baru ekonomi Indonesia,” kata Ma’ruf, seperti dikemukakan Hj. Iin.

MUI, kata Iin, telah berupaya keras mendekatkan pemerintah dan para pengusaha besar agar dapat bermitra dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya MUI tersebut untuk mempercepat dan memperkuat peran UMKM dalam mengatasi problematika wirausaha.

Rakernas dibuka Menko Perekonomian Darmin Nasution. Dalam sambutanya ia mengatakan, perekonomian harus berkembang. Sebab, pertumbuhan ekonomi sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan. “Pembangunan ekonomi, terutama ekonomi syariah, harus menyeluruh,” kata dia.

Sebagai tuan rumah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Perekonomian banyak mendukung suksesnya pembangunan Sumsel. Seusai pembukaan rakernas, para peserta mendapat kesempatan untuk bersilaturrahim dengan Gubernur di pendopo.

Sementara Egi Djanuiswati mengatakan, Rakernas PINBAS MUI merupakan langkah realisasi atas program redistribusi aset, kemitraan antara pengusaha kecil dan para konglomerat nasional, dengan difasilitasi oleh Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia.
“MUI sangat menaruh perhatian pada pemberdayaan dan memperkuat ekonomi umat,” kata Egi Djanuiswati.

Dikatakan, inkubasi Bisnis Syariah adalah proses pembinaan dan pengembangan yang diberikan oleh PINBAS MUI kepada peserta inkubasi. Peserta Inkubasi Bisnis Syariah terdiri atas usaha mikro, kecil, menengah, koperasi, wirausahawan, serta calon wirausahawan yang menjalani proses inkubasi. “Rakernas PINBAS MUI adalah amanat dari Kongres Ekonomi Umat yang telah diselenggarakan oleh MUI pada 22-24 April 2017 di Jakarta,” kataanya. (SY)***


Sekilas Info

Berburu Uang Receh untuk Lebaran

MEMBERIKAN sedekah uang persenan (angpau) untuk kerabat, teman dan tetangga seakan sudah menjadi tradisi saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *