Rabu, 24 Oktober 2018

Mudik Islami

Keberagamaan Islam di Indonesia memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri di banding dengan negara-negara lain dan ini menjadi khazanah yg berdampak positif bagi Islam nusantara yang berkemajuan. Diantara keunikan yg dimiliki umat Islam Indonesia adalah mudik lebaran. Mudik lebaran selain ajang silaturrahim juga merupakan silatulkasbi bahkan momentum lebaran juga dimanfaatkan untuk silatul fikri dan silatullahmi.

Dikatakan silaturrahim karena jadi media ajang bertemunya antar teman dan saudara yang masih hidup tapi juga jadi ajang ziarah ke teman saudara kita yang lebih dahulu tiada. Dikatakan silatul kasbi karena terbukti mudik lebaran jadi ajang tranformasi penyebaran rezeki yg tidak hanya umat Islam yang diuntungkan tapi menembus batas rahmatan lil alamin lintas agama budaya dan geografis semua jenis angkutan darat laut udara ikut ceria berkah mudik lebaran.

Dikatakan silatul fikri karena dengan bekal keilmuan yang disampaikan saat idul fitri juga merupakan bekal daya nalar dan daya juang untuk melangkah lebih baik kreatif dan inovatif pasca ramadan.

Dikatakan silatullahmi karena mereka ingin memanfaatkan pulang kampung mumpung pada kumpul untuk menyelenggarakan pesta syukuran berupa THR ( tunangan hari raya ) karena dipandang efektif dalam persfektif waktu maupun konsumsi.

Budaya mudik ini sangat luar biasa karena kehadiran negara terutama pengamanan saat mudik dan arus balik selain masyarakatpun juga tidak tinggal diam walau dengan sebatas himbauan tips mudik selamat bahkan negara menerjunkan seluruh kekuatan Polri dan TNI sampai ada gerakan gelar pasukan hal ini semata ingin warga negaranya saat mudik aman nyaman lancar bisa bertemu teman handai taulan selamat begitu halnya saat arus balik.

Namun walau negara turut serta mengawal mudik lebaran ternyata masih saja terjadi kecelakaan baik di darat laut maupun udara. Dari pengamatan ada 4 penyebab kecelakaan lalulintas yang diderita pemudik dari mulai luka ringan luka berat bahkan korban jiwa.

Penyebab pertama supirnya saat mengendalikan kendaraan berbasis ngebut yang akhirnya berujung maut peristiwa ini mengingatkan kita agar dalam jalani hidup dan kehidupan jangan memerturutkan hawa nafsu bila diperturutkan maka kecelakaanlah yang didapat saat berlalu lintas di muka bumi ini bahkan menuju akhirat sekalipun.

Penyebab kedua supirnya ngantuk, untuk ini pemerintah berupaya sediakan rest area dimana-mana tapi lagi-lagi kecelakaan akibat supir ngantuk masih tak terhindarkan, ini mengingatkan kita juga agar dalam menjalani hidup dan kehidupan tidak lalai, lalai dalam tugas lalai saat menjabat, lalai saat masih muda bahkan lalai padahal usia sudah senja.

Penyebab ketiga kecelakaan lalintas yang dapat mengganggu arus mudik maupun arus balik rem kendaraan yang dikendalikanya blong, ini mengingatkan kita agar dalam menjalani hidup dan kehidupan berlalu lintas di muka bumi diperlukan kekuatan iman untuk merasakan lezat nya iman maka rem kehidupan perlu dikendalikan oleh Hati ditengah badai. Akhir-akhir ini nafsu dan akal jadi imam dengan meniadakan hati sehingga transaksional dimana mana terjadi seakan semua bisa dibeli ditukar dengan uang. Bila ini terus terjadi maka peradaban pun bisa runtuh berantakan.

Penyebab keempat yang menimbulkan kecelakaan lalulintas saat mudik dan arus balik adalah akibat tidak taat rambu rambu lalulintas. Begitu pun dalam menjalani hidup dan kehidupan bila tidak menghiraukan rambu rambu hukum halal haram makruh mubah bisa berakibat fatal yg tidak hanya menderita di dunia tapi bahkan di akhirat kelak wallahu a lam. (Dr. H. Wawan Wahyuddin, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN SMH Banten).*


Sekilas Info

TANTANGAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Oleh : Hj. Ade Muslimat. S.Mn.MM.M.Si Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia sebagaimana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *