Mudik, ASN Pemkab Pandeglang Dilarang Pakai Randis

PANDEGLANG, (KB).- Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban melarang aparatur sipil negara (ASN) yang hendak mudik lebaran menggunakan kendaraan dinas atau randis.

Oleh karena itu, para abdi negara sebaiknya tidak memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan mudik lebaran ke kampung halaman.

“Randis tidak boleh dibawa mudik, jadi sesuai aturan saja seperti tahun-tahun biasanya saja tidak boleh untuk dibawa mudik,” kata Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban kepada Kabar Banten, Kamis (23/5/2019).

Meski demikian, Tanto berharap agar ASN bisa patuh terhadap peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah soal larangan penggunaan kendaraan dinas dipakai mudik. “Saya harap semuanya bisa patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Larangan penggunaan randis salah satunya untuk memanfaatkan angkutan umum yang ada. Selain itu, untuk mengurangi tingkat kemacetan saat mudik lebaran. “Jadi untuk mengurangi kemacetan, sebaiknya menggunakan kendaraan umum,” ucapnya.

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Pandeglang Dadi Rajadi mendukung larangan mudik menggunakan randis. Sebab, penggunaan randis itu hanya untuk agenda bertugas.

“Iya, saya dukung larangan penggunaan randis dalam mudik lebaran. Jadi ASN dan pejabat juga sama saat libur dia tidak diperbolehkan menggunakan randis, karena randis itu dibiayai masyarakat,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here