Muaythai Banten Ingin Datangkan Pelatih Thailand

SERANG, (KB).- Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Banten ingin mendatangkan pelatih dari Thailand, untuk mendampingi atlet hadapi babak kualifikasi Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2019.

Keinginan tersebut didasarkan atas cabang olah raga (cabor) yang berasal dari negara Gajah Putih tersebut, sehingga diyakini dapat meningkatkan kualitas teknik atlet Banten.

“Keinginannya ada mau datangkan pelatih dari Thailand. Tapi, kami kembali lagi ke KONI Banten ada enggak untuk anggarannya,” kata Ketua Pengprov MI Banten, Roni Alfanto kepada wartawan.

Ia pesimistis, rencana tersebut dapat terelisasi. Sebab, saat ini muaythai Banten masih kekurangan pelatih teknik. Jumlah pelatih teknik yang dikontrak Pengprov MI Banten hanya dua orang.

“Dua pelatih ini mohon maaf bukan yang nyuruh-nyuruh (tugasnya), tapi mobile jadi pelatih berpasangan dengan atlet. Capeknya luar biasa (pelatih), kalau cabor (cabang olah raga) renang bisa ngelihat, tapi muaythai dia harus berdampingan,” ujarnya.

Ia menuturkan, idealnya pelatih muaythai Banten berjumlah 5 orang. Jika 5 orang, maka beban pelatih tidak terlalu berat. Penambahan 3 pelatih lagi selain dapat efektivitas latihan juga waktu. “Maksimal kami ada 5 pelatih, ada 5 pelatih berarti pegang 3 atlet,” ucapnya.

Ia tidak menampik kurangnya pelatih tersebut dikarenakan masih belum mencukupi anggaran untuk mengontrak pelatih baru. Namun demikian, Pengprov MI Banten tetap memaksimalkan pelatih yang ada.

“Sekarang baru terakomodir dua (dari sisi anggaran) perlu tiga lagi. Kalau untuk fisik kami sudah ada, disediakan dari KONI Banten,” tuturnya.

Meski kekurangan pelatih, kata dia, namun atlet Banten dapat berprestasi yang luar biasa di event sekelas kejuaraan nasional (Kejurnas). Pada Kejurnas Muaythai 2018 di di GOR Bulungan, DKI Jakarta yang digelar pada Ahad hingga Kamis (25-29/11/2018) atlet Banten menjadi terbaik dengan manyabet predikat juara umum. Raihan tersebut menjadi titel kejurnas yang ketiga kalinya berturut-turut.

“Kami bisa membuktikan Banten masih menjadi kiblatnya muaythai di tingkat nasional. Kami bangga dan apresiasi, Muaythai Banten bisa mempertahankan juara umum yang ketiga kali,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini atlet muaythai Banten sedang mempersiapkan diri menyambut babak kualifikasi 2019. Sebanyak 15 atlet disiapkan untuk mengikuti 15 nomor yang dipertandingkan. “Ada 15 atlet untuk 15 nomor, di muaythai itu tidak boleh rangkap harus satu nomor satu atlet,” ucapnya. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here