MTQ XV Banten, Hari Pertama Pengunjung Sepi

SERANG, (KB).- Hari petama gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XV Provinsi Banten, Selasa (17/4/2018) telah menampilkan 260 dari 444 peserta. Namun sejumlah ketua kafilah mengaku kecewa, sebab majelis lomba sepi pengunjung.

Cabang Syarhil Quran, dari 16 peserta (masing-masing 3 orang) pada hari pertama hingga pukul 16.00 WIB baru tampil 8 peserta. “Dari delapan peserta yang sudah tampil, masih sulit mencari calon pemenangnya. Semua rata, bagus-bagus,” kata koordinator hakim Cabang Syarhil Quran H. Deni Rusli kepada kabar-banten.com, Selasa (17/4/2018) sore.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Serang, Dr. Itang Yunaz berharap panitia MTQ bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk mengerahkan massa pengunjung. Dengan cara ini, majelis-majelis lomba akan terlihat ramai pengunjung. “Kalau pengunjungnya ramai, selain pesertanya lebih semangat, nilai syiarnya juga dapat,” kata Itang.

Menanggapi hal ini, Sekretaris LPTQ Provinsi Banten Dr. Machdum Bachtiar mengungkapkan keheranannya kegiatan MTQ yang sarat dengan syiar Islam namun kurang menarik minat warga untuk menyaksikan secara langsung. “Sepertinya, masyarakat kurang tertarik dengan MTQ. Mungkin karena Cabang MTQ monoton dan kurang atraktif,” katanya.

Akan tetapi, kata Machdum, sepi pengunjung bukan hanya terjadi di MTQ, bahkan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) juga hanya ramai pengunjung pada cabang tertentu. “Intinya, memang perlu pengerahan massa, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat. Selain itu, sosialisasi harus lebih gencar,” katanya.

Tentang pengerahan siswa, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Banten H. Idris Jamroni mengaku telah menyebarkan surat imbauan kepada Kemenag Kabupaten/ Kota agar mengerahkan siswa ke arena-arena MTQ. “Kok bisa sepi, Kanwil kan sudah menyebarkan imbauan ke Kemenag Kabupaten/Kota,” katanya.

Namun diakuinya, saat ini siswa MTs sedang ujian praktek, sementara Madrash Aliah (MA) baru menyelesaikan UNBK. “Jadi mungkin sudah pada libur,” katanya. Sementara ketika akan dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih, tidak bisa dihubungi. (SY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here