Selasa, 11 Desember 2018

MTQ Kabupaten Serang 2018 Direncanakan Digelar Dua kali

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah meminta pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Serang 2018 digelar dua kali. Selain MTQ yang akan digelar Senin hingga Jumat (12-16/2/2018) di Kecamatan Waringin Kurung. Ia meminta di APBD Perubahan MTQ kembali digelar. Hal tersebut dilakukan, agar proses seleksi dilakukan lebih awal, sehingga qari-qariah dari Kabupaten Serang tidak ada yang ke daerah lain.

“Kami tahu di Kabupaten Serang punya qari-qariah yang cukup banyak, tapi ketika MTQ di tingkat provinsi, kami sadar kok qari kami suka ada yang masuk di daerah lain. Nah, ini jadi PR (pekerjaan rumah) kami bagaimana caranya qari terbaik di Kabupaten Serang tidak pergi ke kabupaten/kota lain,” katanya saat memberikan sambutan di Orientasi Dewan Hakim MTQ ke-48 Kabupaten Serang 2018, di salah satu aula hotel Kota Serang, Rabu (7/2/2018).

Ia melanjutkan, ternyata informasinya MTQ di daerah lain sudah dilaksanakan di akhir tahun. “Saya kira itu strategi. Jadi, kalau kami laksanakan di Februari tinggal sisanya, maka ini jadi pertimbangan kami, mungkin nanti harus dianggarkan di perubahan, kalau itu disepakati, tahun ini berarti dua kali MTQ-nya,” ujarnya. Menurut dia, memikirkan hal tersebut, karena banyak pihak yang mengeluh, bahwa qari di Kabupaten Serang banyak yang sudah diambil ke daerah lain. “Jadi, strateginya kami mulai dari awal MTQ tingkat Kabupaten Serang-nya, karena mereka juga kan curi start,” ucapnya.

Ia menuturkan, semua sepakat pelaksanaan MTQ merupakan salah satu syiar dan dakwah untuk membumikan Alquran, karena Alquran sebagai pegangan hidup dalam membentuk kepribadian masyarakat yang cerdas secara intelektual dan spiritual. “Jadi, ajang MTQ tidak hanya sekadar menghasilkan juara, tapi yang lebih penting, yaitu syiar agama kepada masyarakat generasi penerus, apalagi saat ini budaya barat yang terus masuk mulai menggerus akidah anak-anak kami,” tuturnya.

Sementara, terkait dewan hakim MTQ, dia mengatakan, kedudukannya memiliki peran strategis untuk pembinaan prestasi para kafilah secara profesional dan objektif. Dewan hakim harus betul-betul cermat, jujur, adil, transparan, objektif, dan memberikan penilaian sebagaimana ikrar janji dewan hakim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Serang, Lukman Harun menuturkan, dewan hakim sebanyak 118 orang, di antaranya ada dari unsur akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus pondok pesantren. “Ada dewan hakim perempuan juga sembilan orang,” katanya. (YY)***


Sekilas Info

RSUD Kota Serang Siap Kerja Sama dengan BPJS

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis mengatakan, pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *