MTQ Banten 2019, 120 Peserta Lolos Babak Penyisihan

Para peserta MTQ XVI Banten sedang serius mengerjakan soal ujian yang diperlombakan.*

TANGERANG, (KB).- Pagelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten XVI di Kota Tangerang sudah memasuki tahap penyisihan. Hal itu berdasarkan dari data hasil penyisihan MTQ di Media Center MTQ, Tangerang Live Room, Puspemkot Tangerang, Rabu (27/3/2019).

Dalam babak penyisihan tersebut, dari total 487 peserta asal delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang mengikuti 10 cabang kategori, sebanyak 367 di antaranya sudah gugur. Sementara, 120 peserta lainnya kini sedang bertanding untuk bisa melaju ke babak selanjutnya hingga babak final yang akan berlangsung Kamis (28/3/2019).

Dari jumlah yang tersisa tersebut didominasi peserta dari Kabupaten Serang dengan 18 peserta yang disusul sang tuan rumah Kota Tangerang dengan 17 peserta dan Kabupaten Pandeglang 17 peserta.

Selain itu, Kota Serang dan Kabupaten Tangerang juga masing-masing masih terdapat 16 peserta yang tersisa. Sedangkan juara bertahan Kota Tangerang Selatan 13 peserta. Sementara dua kabupaten/kota yang berada diurutan paling bawah yaitu Kota Cilegon 12 peserta dan Kabupaten Lebak dengan 11 peserta.

Para peserta yang masih bertahan itu karena memiliki perolehan nilai dari yang tertinggi 268.6667 dan yang terendah 53.6667. Mereka masih akan beradu dalam kompetisi dengan masing-masing cabang yang diikutinya antara lain cabang Tilawah Alquran, Hifzh Alquran, Tafsir Alquran, Fahm Alquran, Syarh Alquran, Khath Alquran, MMQ, Hifzh Al-Hadist, Qiraat Al Kutub dan Qiraat Alquran Muralttal.

Pamer produk 350 UKM

Sebanyak 350 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang turut terlibat dalam event Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten.

Ratusan para pelaku UKM tersebut menyediakan produk dagangannya di venue utama penyelenggaraan MTQ XVI ini di halaman Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang. “Kami pamerkan 350 UKM yang memamerkan produk unggulan selama pagelaran MTQ,” ujar Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Endang Purwaningsih, Rabu (27/3/2019).

Berdasarkan pantauan di Masjid Al-Azhom, barang-barang dagangan yang dijual para pelaku UKM adalah produk unggulan mulai dari kuliner, pakaian, hingga kerajinan tangan. Dari sejumlah produk tersebut, yang paling laris atau ramai didatangi pengunjung ialah produk pernak-pernik seputar MTQ.

Menurut Dwi, owner D&D Project yang menjual kaus dengan desain seputar MTQ, produknya banyak diminati oleh pengunjung. Baru beberapa jam menggelar dagangannya, tak sedikit yang membeli kaus seharga Rp 60.000 hingga Rp 70.000 ini. ”Alhamdulillah ramai pengunjung, ramai pembeli senang jualan di sini. Sudah ada belasan yang beli padahal baru buka,” ucap Dwi yang juga menerima kursus rajut di stannya.

Selain Dwi, pedagang perangkat salat bernama Tamim juga tampak sumringah karena stannya ramai dikunjungi pembeli. Ia pun mematok target penjualan hingga Rp 10 juta selama pagelaran MTQ ini.

Saya jual produk-produk yang bersangkutan dengan keagamaan Islam mulai dari Iqra, Alquran, buku-buku agama Islam dan perangkat-perangkat salat. Lumayan ramai ya yang beli, mudah-mudahan target tercapai dan ada lagi event yang seperti ini,” tuturnya.

Diketahui, pagelaran MTQ XVI tingkat Provinsi Banten ini diikuti sebanyak 494 peserta dengan jumlah kategori lomba sebanyak 10 cabang. Adapun venue penyelenggaraan terletak di 13 lokasi dengan venue utama berada di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Event ini berlangsung selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 Maret 2019. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here