MoU dengan Kabar Banten, Pramuka Cilegon Dilatih Melawan Hoax

Direktur PT Fajar Pikiran Rakyat Rachmat Ginandjar bersama Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cilegon Taufiqurahman Husein saat melakukan penandatanganan MoU tentang publikasi kegiatan Pramuka Kwarcab Kota Cilegon di Kabar Banten, di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Senin (27/5/2019).*

Harian Umum Kabar Banten melakukan kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Cilegon, Senin (27/5/2019). MoU itu terkait publikasi setiap kegiatan pramuka Kota Cilegon di Harian Umum Kabar Banten.

Selain dari publikasi, Kabar Banten juga akan menyelenggarakan pelatihan jurnalistik untuk seluruh anggota Pramuka Kota Cilegon, termasuk mengidentifikasi pemberitaan bohong atau hoax.


Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur PT Fajar Pikiran Rakyat Rahmat Ginanjar dan Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cilegon Taufiqurahman Husein, dalam Upacara Pencanangan Gerakan Nasional Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran (KBL) tingkat Kwarcab Kota Cilegon, di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Senin (27/5/2019).

Direktur PT Fajar Pikiran Rakyat Rahmat Ginanjar dalam sambutan mengatakan, kerja sama yang dijalin saat itu memiliki sifat saling menguntungkan. Khususnya terkait publikasi seluruh kegiatan Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cilegon.

“Kami ingin bekerja sama di bidang informasi secara optimal dan saling menguntungkan. Jadi ke depan, kegiatan-kegiatan pramuka di Kota Cilegon bisa dimuat di Kabar Banten,” kata Ragin, panggilan akrab Rahmat Ginandjar dalam sambutannya.


Menurut Ragin, pelatihan jurnalistik sendiri dilakukan agar para anggota pramuka bisa membuat berita terkait kegiatan mereka nanti. Keahlian para anggota dalam menulis pun, kata Ragin, bisa masuk penilaian Syarat Kecakapan Umum (SKU).

“Pelatihan menulis ini sebetulnya bagian dari SKU. Dalam SKU itu kan ada keterampilan menyampaikan pesan. Jadi ini adalah praktiknya, apakah mampu atau tidak, nulisnya betul tidak. Jangan sampai saat menulis jadi beda tafsir, atau multitafsir,” ujarnya.

Menurut Ragin, saat ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan oleh fenomena pemberitaan yang dapat menyesatkan alias hoax. Fenomena itu akibat arus informasi yang sangat deras dan tidak terkendali.

“Nah, dengan pelatihan jurnalistik nanti, para peserta akan bisa membedakan mana berita bohong dan mana yang benar. Karenanya, pelatihan ini bisa meminimalisasi munculnya hoax di wilayah Kota Cilegon,” tuturnya.

Aksi informasi

Sementara itu, Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cilegon Taufiqurahman Husein mengatakan, kegiatan pramuka yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah Gerakan Nasional Pramuka Peduli KBL. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu kelancaran arus mudik kepada masyarakat pemudik.

“Kegiatan ini akan dilaksankan mulai Jumat (31/5/2019) hingga Senin (2/5/2019),” ucapnya.


Sejumlah kegiatan yang akan dilakukan pihaknya tidak lain, melakukan aksi informasi, aksi fisik, serta aksi peduli sesama. Aksi informasi sendiri artinya membantu memberikan informasi jalur mudik, baik secara langsung maupun melalui peta jalur mudik, media cetak, dan media elektronik.

“Kalau aksi fisik seperti pelayanan kesehatan gratis, pengaturan lalu lintas, dan lain-lain. Aksi peduli sesama, isinya membantu pemudik di tempat umum atau pembagian takjil untuk berbuka puasa,” katanya. (Sigit Angki Nugraha)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here