Minggu, 23 September 2018
Sebuah kendaraan melewati ruas jalan raya Rangkasbitung-Leuwidamar di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Rabu (7/2/2018).*

Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Rangkas-Leuwidamar Rusak

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan buruknya kondisi Jalan Rangkasbitung-Leuwidamar, tepatnya di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, yang mengalami kerusakan parah serta banyak lubang yang cukup dalam. Pada musim penghujan, jalan mirip seperti kubangan kerbau. Akibat tertutupinya lubang besar oleh genangan air, banyak pengendara khususnya motor yang tidak mengetahui keberadaan lubang itu mengalami kecelakaan terperosok.

Reza, pengendara sepeda motor warga Rangkasbitung kepada Kabar Banten mengatakan, jika kerusakan parah yang berada di badan jalan milik kabupaten di Desa Sudamanik tersebut tidak segera diperbaiki. Bukan tidak mungkin akan menelan korban jiwa bagi pengendara motor. Menurutnya, selain membahayakan jiwa pengendara sepeda motor, sejumlah lubang yang cukup dalam yang kini sering digenangi air tersebut, bisa merusak pula terhadap bodi kendaraan roda empat.

”Saya hampir setiap hari melintasi jalan tersebut, sehingga hapal betul terhadap kondisi lubang yang cukup dalam. Namun, bagi pengendara yang belum pernah melintasi jalan tersebut, tentu akan sangat membahayakan. Apalagi jika melintasinya di malam hari,” ujar Reza, Rabu (7/2/2018).

Yadi yang juga pengendara sepeda motor warga Leuwidamar menambahkan, selama ini memang ada satu dua pengendara yang mengalami luka-luka akibat terperosok pada lubang di badan jalan tersebut. Yadi menambahkan, jika tidak segera diperbaiki, sejumlah lubang di jalan tersebut semakin melebar dan semakin dalam, dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan lagi yang bisa mengancam keselamatan jiwa. ”Pokoknya, paling menakutkan kalau mau melintasi jalan tersebut. Sebab, kalau tidak hati-hati, maka saya akan terjatuh ke badan jalan,” kata Yadi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak, Wawan Kuswanto mengatakan, dipertengahan tahun ini, perbaikannya akan segera dilakukan. Namun, sebelum perbaikan dilakukan, dirinya berharap para pengendara yang melintasi jalan tersebut untuk tetap berhati-hati. ”Beberapa bulan kedepan, proses lelang proyek perbaikan jalan tersebut akan segera dilaksanakan. Kemungkinan, sekitar Juni atau Juli pelaksanaan perbaikannya sudah bisa dilakukan pihak rekanan pemenang lelang,” ujar Wawan.

Jalan ambles

Sementara itu akibat guyuran hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini, jalan raya Bojong Leles-Gunung Kencana, tepatnya di Kampung Muara Pasir, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, ambles. “Jalan ini ambles tiga hari yang lalu Pak. Untungnya saja pada saat jalan ini ambles, tidak ada kendaraan yang melintas,” tutur Ahmad warga sekitar lokasi jalan itu.

Namun demikian, Ahmad dan warga sekitar merasa khawatir jika jalan ini didiamkan tanpa diperbaiki, pasti akan semakin parah dan jalan akan terputus, mengingat tanahnya sangat labil. “Kami berharap agar jalan ini segera diperbaiki sebelum jalan ini semakin parah dan akhirnya tidak akan bisa dilalui,” ucap Ahmad yang diamini beberapa warga yang mengatur lalu lintas, Rabu (7/2/2018).

Tokoh masyarakatKecamatan Cikulur Ely Sahroni mengatakan, jalan yang ambles di Kampung Muara Pasir, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, merupakan jalan utama yang selalu dilalui masyarakat baik masyarakat Lebak maupun luar Lebak menuju Gunung Kencana sampai dengan Bayah. “Jalan ini sangat bagus setelah dibangun oleh pemerintah daerah. Namun dengan kondisi saat ini, masyarakat harus berhati-hati ketika melintasinya. Kami berharap agar kerusakan jalan itu bisa segera diperbaiki jangan menunggu jalan ini putus total sehingga tidak bisa dilalui,” tutur Elly Sahroni. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Ini Cara Bulog Lebak-Pandeglang Jaga Kekompakan Kerja

LEBAK, (KB).- Perum Badan urusan logistik Subdivisi Regional (Bulog Subdivre) Lebak-Pandeglang mengelar acara family gathering, berlokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *