Minat Perempuan Jadi Panwascam Minim

SERANG, (KB).- Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang menyebutkan, minat kaum perempuan untuk terlibat dalam pengawasan pemilu masih minim.

Hal tersebut, terlihat dari sedikitnya kaum perempuan yang dilantik menjadi anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang Yadi mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya partisipasi perempuan sedikit untuk ikut melamar menjadi anggota Panwascam Pilkada 2020.

“Perempuan sedikit, karena peminatnya kurang. Jadi, tidak jauh beda dengan kemarin (Pileg dan Pilpres 2019), juga cuma tiga,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui seusai pelantikan anggota Panwascam di salah satu hotel Kota Serang, Senin (23/12/2019).

Padahal, ujar dia, sosialisasi sudah dilakukan secara masif dengan melibatkan media massa, website Bawaslu hingga media sosial.

“Tapi, secara antusiasme dibanding sebelumnya ini lebih banyak partisipasi pelamarnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, ada sebanyak 87 anggota Panwascam yang dilantik untuk Pilkada 2020 dan tersebar di 29 kecamatan. Setiap kecamatan ada 3 orang. Ia berharap, anggota Panwascam bekerja sesuai dengan komitmen dan terus menjaga komitmen, integritas, profesionalita, dan indepedensi sesuai undang undang.

“Setelah ini akan ada rekrutmen PPK (panitia pemilihan kecamatan) tahun 2020 pada Januari kami akan berkoordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Panwascam,” ucapnya.

Ia mengatakan, akan ada sanksi tegas bagi anggota Panwascam yang tidak bekerja sesuai ketentuan. Semisal tidak ikut pleno tiga kali berturut-turut, maka dia akan diproses untuk diberhentikan.

“Ada mekanisme Perbawaslu (Peraturan Bawaslu) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pemberhentian Anggota Panwascam yang Melanggar. Kami meyakini, ketika ada tanggapan masyarakat, kami akan ada tindakan sesuai Perbawaslu. Karena, ada SOP (standar operasional prosedur) yang harus ditempuh. Masa kerja sampai 11 bulan. Dimulai bulan ini dan optimal dari Januari 2020,” tuturnya.

Sementara, Komisioner Bawaslu Banten Kordiv Pengawasan Nuryati Solapari mengatakan, pilkada 2020 tidak berselang lama dari pemilu 2019. Oleh karena itu anggota Panwascam harus lebih menunjukkan komitmen, mentalitas dan soliditas serta profesionalitas.

“Karena masyarakat sudah terekam pelaksanan pemilu lalu. Ini jadi tantangan,” ujarnya.

Nuryati mengatakan, untuk menjadi anggota Panwascam tahun ini tidaklah mudah. Sebab seleksi masuk dilakukan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Tentu bapak ibu melihat betapa serius inovasi Bawaslu dalam merekrut dan patut berbangga hati karena bapak ibu adalah putra terbaik di Kabupaten Serang,” ucapnya dihadapan puluhan anggota Panwascam. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here