Sabtu, 17 November 2018

Mice 2018, Ajang Kreativitas Siswa SMK Negeri 3 Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Sektor pariwisata nasional kini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional. Sumbangan devisa dan penyerapan tenaga kerja dalam sektor ini amat signifikan, bahkan diperkirakan pada tahun 2019 akan mengalahkan devisa lainnya. Untuk itulah SMK Negeri 3 Kota Cilegon menggelar Mice 2018 yang menampilkan potensi pariwisata Indonesia khususnya Kota Cilegon.

Hadir pada kegiatan tersebut Kadisparbud Banten Eneng Nurcahyati, Pembina SMK Negeri 3 Kota Cilegon, Komite Sekolah Agus Surahmat, orang tua wali murid serta ratusan siswa dan siswi SMK Negeri 3 kota Cilegon.

Kepala Jurusan Usaha Perjalanan Wisata sekaligus penanggung jawab kegiatan Rini Oktaviani kepada Kabar Banten, Kamis (8/11/2018) mengatakan, kegiatan ini adalah praktek pembelajaran kurikulum 2013 sekaligus ajang kreatif siswa SMK Negeri 3 Kota Cilegon.

“Kegiatan ini sebagai tugas akhir siswa kelas 12 dengan tema membangun generasi mustika diindustri pariwisata. Acaranya banyak, diantaranya Festival Ethnic Carnival, Fashion show, tarian daerah serta talkshow yang menghadirkan Kadisparbud Banten Eneng Nurcahyati,” katanya.

Rini melanjutkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak siswa SMK  Negeri 3 Kota Cilegon agar dapat lebih mengenal pariwisata di Indonesia sekaligus meningkatkan rasa cinta budaya Indonesia.

“Berbicara pariwisata ada beberapa unsur didalamnya yakni akomodasi, jasa boga dan restaurant, transportasi dan jasa angkutan, atraksi wisata, serta cinderamata. Kami berharap siswa dapat mengenal dan mencintai budaya bangsa kita sendiri,” ujarnya.

Wakasek Kurikulum SMK Negeri 3 Kota Cilegon Futirot menyatakan, kegiatan tersebut diisi oleh masing-masing siswa jurusan seperti tata boga, tata busana, akuntansi, usaha pariwisata dan lainnya. Menurutnya, kelebihan SMK Negeri 3 kota Cilegon yang jurusannya adalah keahlian sangat diperlukan diberbagai tempat wisata.

”Kegiatan ini rutin kami lakukan tiap tahun, dan hasilnya cukup bagus, dimana lulusan SMK Negeri 3 Kota Cilegon yang dipariwisata ikut serta dalam mempromosikan budaya kota Cilegon,” tuturnya.

Menurutnya, dalam mempersiapkan kegiatan tersebut butuh waktu 2 bulan yang dimulai dari menentukan tema, memilih proses negosiasi dengan eksekusi pelaksanaan serta talenta dari rekan-rekannya semua adalah siswa sendiri.

“Kami hanya terlibat dalam pengawasan saja, kalau memang sekiranya salah, kami luruskan, karena ini semacam pembelajaraan event organizer. Ke depan mereka nantinya akan terbiasa juga dengan kegiatan semacam ini. Bahkan dalam tari-tarian tadi juga ada pertunjukan tarian dari Papua,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 3 kota Cilegon Tatang Satari dalam sambutannya menyatakan, siswa dan siswi dituntut kreatif dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Bukan saja prestasi akademik yang harus bagus, namun hal lainnya, sehingga lulusan SMK Negeri 3 Kota Cilegon bisa berdaya saing.

“Potensi pariwisata di Kota Cilegon sangat bagus, apalagi bicara Banten, karena saat ini tengah semangat membangun wisata. Kami berharap anak didik kami bisa memanfaatkan momentum seperti ini,” ungkapnya. (HS)*


Sekilas Info

Panggung Budaya, Rektor Untirta Baca Puisi Sultan Ageng Tirtayasa

SERANG, (KB).- Rektor Untirta Prof. Dr.Sholeh Hidayat, M.Pd, turut berpartisipasi pada acara Panggung Budaya memperingati Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *