Senin, 17 Desember 2018

Merger KBS dan Pelindo II Banten, PT KS tak Lagi Tertarik

CILEGON, (KB).- PT Krakatau Steel (KS) telah menyatakan tidak lagi tertarik untuk menyatukan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Banten. Sejumlah alasan menjadi faktor enggannya PT KS meneruskan rencana tersebut, salah satunya keuangan perusahaan yang telah membaik. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT KS, Mas Wigrantoro Roes Setiadi, di sela-sela acara PT KS Ngobrol Bareng Wartawan, di salah satu rumah makan Kota Cilegon, Senin (12/2/2018).

Ia mengatakan, pihaknya tidak lagi memiliki alasan untuk menyatukan kedua pelabuhan tersebut. “Sudah tidak relevan lagi bagi PT KS untuk menyerahkan PT KBS ke Pelindo. Keuangan kami sudah membaik, apalagi kami ada rencana untuk mengembangkan lebih jauh PT KBS,” katanya. Sejak awal, menurut dia, manajemen memang tidak menyukai sejumlah hal sebagai persyaratan bergabungnya kedua pelabuhan. Ia menerangkan satu per satu alasan tersebut. “Pertama, PT Pelindo II ingin memegang saham mayoritas. Kedua, PT Pelindo II juga ingin menjadi kontrol operator. Terakhir, konsolidasi juga sepenuhnya dikuasai PT Pelindo II. Ini benar-benar merugikan kami jika rencana ini diteruskan,” ujarnya.

Ia menceritakan, rencana ini pada awalnya dicetuskan pusat ketika keuangan PT KS karut-marut pada 2015. Kementerian Perindustrian meminta, PT Pelindo membantu PT KBS untuk membantu pengelolaan kepelabuhanan. Maksud dari permintaan bantuan tersebut, PT Pelindo memberikan bantuan anggaran untuk menyokong pengembangan PT KBS. Namun, dalam perjalanan, PT Pelindo ingin menguasai pelabuhan tersebut. “Muncullah tiga poin yang diajukan Pelindo, jelas kami keberatan. Sejak saat itu, sejumlah pembicaraan tanpa ujung terus dilakukan antara kami dengan PT Pelindo,” ucapnya.

Namun seiring waktu, keuangan PT KS menujukkan tren positif. Bahkan, 2018 ini, PT KS berani menyatakan akan menerima keuntungan tanpa mengantongi kerugian. “Makanya, kami pasang pin tahun keuntungan. Karena, kami yakin tahun ini PT KS tidak akan merugi lagi,” tuturnya. Pihaknya telah memberitahukan terkait ketidakterikan pihaknya kepada PT Pelindo. Namun belakangan ini, PT Pelindo kembali melayangkan surat penawaran terkait kerja sama kedua pihak. “PT Pelindo tetap ingin bekerja sama dengan PT KBS. Barangkali jika memang hasrat tetap ada, PT Pelindo bisa beli saham melalui pasar saham saja,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT KBS, Agung Wibowo menuturkan, pihaknya sejak awal memang keberatan dengan sejumlah hal yang diajukan PT Pelindo. Sebab, jika PT Pelindo memegang saham mayoritas dan menjadi kontrol operator, maka dikhawatirkan akan merugikan PT KS. “PT KS itu kan intensif raw material, seluruh bahan bakunya diambil secara impor. Kalau kontrol operator dipegang PT Pelindo, tentu kapal mana yang akan didahulukan sesuai kepentingan PT Pelindo, bukan PT KS,” ujarnya.
Pada bagian lain, Direktur PT Pelindo II Banten, Armen Amir enggan dimintai komentar. “Maaf, saya sedang mimpin rapat,” ucapnya saat dihubungi melalui telepon genggam. (AH)***


Sekilas Info

Sepekan OP Beras, Harga Beras di Pasar Tradisional Kota Cilegon tak Kunjung Turun

CILEGON, (KB).- Menurunkan harga beras jenis medium di pasar-pasar tradisional Kota Cilegon, tampaknya bukan hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *