Minggu, 25 Februari 2018

Merasa Kebebasan Berserikatnya Terganggu, KSPN Datangi Disnakertrans

SERANG, (KB).- Pihak Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang untuk melakukan audiensi, di Kantor Disnakertrans Kabupaten Serang, Rabu (1/11/2017). Audiensi tersebut dilakukan dalam upaya untuk mempertanyakan hak kebebasan berserikat di PT Nikomas Gemilang yang selama ini dirasakan terganggu akibat belum diakuinya secara sah keberadaan serikat tersebut.

“Kami bersama-sama dari DPN, DPW, dan DPD, kami pada intinya mempertanyakan hak kebebasan berserikat yang selama ini kami rasakan, bahwa kebebasan berserikat ini masih ada faktor lain yang menghambat terhadap kebebasan itu sendiri,” kata Ketua DPW KSPN Provinsi Banten, Anas Mathofany.

Melalui audiensi tersebut, pihaknya mengutarakan berbagai persoalan yang terjadi selama ini, khususnya di PT Nikomas Gemilang. Sebab, pihaknya menuturkan, sudah dua kali memohon terkait adanya pemberian kebebasan berserikat tersebut. “Pertama, kami memohon surat pencatatan, kemudian muncul atas nama PT Pochen. Pada saat itu, disarankan agar tidak memakai PT Pochen dan diganti kepada PT Kawasan Industry Nikomas Gemilang kami ajukan ke Disnaker dan Disnaker sudah mengeluarkan surat,” ujarnya.

Namun, ucap dia, surat yang diberikan pihak Disnaker ke Nikomas tersebut dianggap hanya sebelah dan tidak resmi. Oleh karena itu, pihaknya mencoba mempertanyakan keabsahan surat tersebut ke kantor Disnaker. “Makanya, kami pertanyakan pada hari ini, apakah surat tidak resmi ini benar atau bagaimana,” ucapnya.

Berdasarkan hasil audiensi, pihaknya cukup puas. Sebab, surat yang dikeluarkan pihak Disnaker terkait perubahan dari PT Pochen ke PT Kawasan Industri Nikomas Gemilang itu sah. “Dan tentunya ini hal yang sangat menggembirakan di KSPN untuk bisa melakukan langkah-langkah organisasi untuk bisa melaksanakan hak-hak organisasi di buruh atau pekerja ini.

Namun, tutur dia, masih ada catatan, karena saat mengeluarkan surat perubahan dari Pochen ke Nikomas Gemilang, pihaknya mempertanyakan lampiran. Dari pihak Disnaker, kata dia, kali ini tidak bisa menunjukkan surat lampirannya yang satu eksemplar itu. Kami dijadwalkan kembali untuk ketemu dengan kepala Disnaker,” ujarnya.

Bahas surat

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industri (PPHI) Disnakertrans Kabupaten Serang, Tubagus Ana Supriyatna menuturkan, audiensi tersebut membahas tentang surat yang dibuat pihak KSPN. Pertama, diduga penerimaan pimpinan serikat pekerja yang ada di Nikomas atau Pochen menurut KSPN belum sepenuhnya diterima. Kedua, masalah kasus yang ditangani di tingkat mediasi.

“Artinya itu wewenang saya untuk menjawab kelengkapan berkas tentang kuasa hukum keanggotaannya di mana. Intinya ke sana, kan di mana-mana pengaduan itu yang namanya berkas itu harus ada penelitian berkas, kekurangan sudah disampaikan, tapi tidak memenuhi, tadi sudah dijelaskan, agar bisa memenuhi persyaratan yang lainnya. Persoalan yang lain wewenangnya itu pak kadis nanti,” ucapnya.

Saat disinggung terkait keabsahan surat yang dikeluarkan pihak Disnaker, menurut dia, makna kalimat diakui tersebut, prinsip sifatnya dan perlu didiskusikan. Namun, untuk sementara, dia menjawab, bahwa terkait pencatatan tersebut hanya dilakukan sekali. “Seperti tanggal lahir, kalau misalkan ini ganti nama atau revisi ini ada di perubahan. Kalau misalkan ada keinginan lain daripada serikat ini ya saya nanti bicarakan ke tim kami. Kan artinya kami membatasi, karena KSPN itu sudah tercatat Disnaker secara sah, karena sudah ditandatangani kepala dinas,” tuturnya. (DN)***


Sekilas Info

Bau Menyengat di Jembatan Cigodeg

Warga Kecamatan Petir mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir ruas jalan raya, tepatnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *