Menjelang dan Pasca-Pencoblosan Pemilu 2019, ASN Kabupaten Serang Dilarang Cuti

SERANG, (KB).- Aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang dilarang mengambil cuti pada Senin hingga Kamis (15-18/4/2019). Hal tersebut dilakukan, karena pada Rabu (17/4/2019) akan dilaksanakan pencoblosan spileg dan pilpres.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, mulai Senin hingga Kamis (15-18/4/2019) tidak ada cuti untuk seluruh pegawai. Oleh karena itu, diimbau kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak memberikan cuti kepada pegawainya.

“Tanggal 17 adalah hari yang diliburkan, tapi semua kami harapkan dapat memberikan suara ke TPS yang sudah disiapkan,” katanya dalam Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (Rapat Dinas) di Aula Tuabgus Suwandi, Rabu (10/4/2019).

Selain itu, ujar dia, khusus untuk jajaran Dinas Kesehatan diharapkan tetap membuka pelayanan di seluruh Puskesmasnya pada Rabu (17/4/2019) hingga malam hari. Sebab, sesuai informasi yang disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar Surya, proses penghitungan suara kemungkinan dilakukan hingga malam hari. “Tolong diatur, supaya ada dokter jaga dan lain sebagainya di Puskesmas seluruh Kabupaten Serang,” ucapnya.

Kemudian, para camat dan jajaran serta desa diwajibkan ada di tempat pada saat hari pencoblosan. Jika ada yang meninggalkan tempatnya masing-masing, pihaknya akan memberikan sanksi disiplin pegawai. “Mohon BKD (BKPSDM) dimonitor kecuali yang sakit itu harus dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

Selanjutnya, kata dia, di tingkat Kabupaten Serang diharapkan bagian Kesbangpol membuka posko monitoring. “Kami akan pantau di samping akan ada yang monitoring ke kecamatan-kecamatan. Tapi, di setda harus ada posko monitoring,” ujarnya.

Kemudian, ucap dia, sesuai arahan bupati, karena ada keterbatasan dari KPU dalam pendistribusian logistik TPS untuk ke pulau. “Sehingga, untuk ke Pulau Tunda dimohon Dishub membantu mendistribusikan alat kelengkapan TPS. Nanti akan dilepas ibu (Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah) pada H-2. Kemudian, untuk Pulau Sangiang ditugaskan Dinsos dan ke Pulau Panjang dilakukan sendiri oleh KPU,” tuturnya.

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, tidak ada ASN yang dibolehkan untuk ambil cuti. Sebab, pada Rabu (17/4/2019) sedang ada hajat besar nasional, semua harus fokus untuk menyukseskan. “Sudah dikasih tahu pasti enggak dikasih cutinya,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini edaran untuk larangan cuti tersebut, sudah disampaikan ke tiap OPD. Selain cuti, dia juga melarang keras adanya ASN yang bolos. “Karena, sudah ada edarannya. Tadi pak sekda penekanan lagi. Apalagi kalau bolos itu kena sanksi disiplin pegawai, cuti izin saja enggak boleh apalagi bolos,” ujarnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here