Kamis, 18 Oktober 2018

Menjaring Wisata Melalui Penataan Wisata Air Panas

TERLETAK di kawasan hutan lindung Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Malingping, tepatnya di Kampung Citando, Desa Senanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, terdapat destinasi wisata sumber air panas.

Sejalan dengan visi dan misi Bupati Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati Ade Sumardi yang akan mengoptimalkan potesi wisata di Lebak, destinasi wisata yang berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota Kecamatan Malingping ke arah Banjarsari dan berada di perbatasan tiga kecamatan (Malingping, Banjarsari dan Wanasalam) mulai diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Bukti perhatian Pemkab Lebak terhadap destinasi wisata tersebut ditunjukkan dengan digelontorkannya anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan infrastruktur jalan mulai dari Persimpangan Kampung Cihideung. Lokasi sumber mata air panas Citando ini boleh jadi masih asing. Bukan karena tidak pernah populer, namun karena kondisi infrastruktur jalan yang sulit diakses dan tempatnya belum ditata dengan baik.

Kamis (20/9/2018) bersama Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID), PD dan PLD di Kecamatan Malingping mencoba menelusuri salah satu destinasi wisata di wilayah calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan. Kini menuju destinasi wisata yang mengandung cerita mistis yang masih tersembunyi dibalik hutan belantara itu tidak sesulit beberapa tahun lalu karena jalannya sedang dalam tahap pengerjaan.

Dikelilingi pepohonan, asap panas menguap dari balik bebatuan menyambut kedatangan kami. Air panas tak henti-hentinya mengalir melalui talang yang terbuat dari ruasan bambu yang sudah lapuk. Hewan jenis kera melompat dari pohon satu ke pohon yang lain, mengintip seakan ingin menyapa.

Satu per satu dari rombongan mencoba merasakan air yang mengalir dari ruasan bambu. Umumnya berdecak kagum dan spontan mengatakan “Dahsyat…,” merasakan panasnya air saat kaki menyentuhnya. Rasanya berbeda dengan air panas yang biasa dijumpai di lokasi pemandian air panas lainnya. Inilah kelebihan air panas Citando yang cukup memikat bagi yang pernah menginjakkan kakinya.

”Dahsyat. Jika dikembangkan dan ditunjang oleh sarana dan prasarana memadai. Kalau nanti destinasi wisata ini sudaah mulai terbuka kami yakin selain akan menjadi sumber pendapatan desa dan juga mendongkrak perekonomian warga,” ujar pengurus TPID Kecamatan Malingping, Matin didampingi Ketuanya Mahmud.

Camat Malingping Sukanta mengatakan, masyarakat khususnya Desa Senanghati umumnya Kecamatan Malingping mengapresiasi kepedulian Pemda Lebak dimasa Bupati dan Wakil Bupati, Hj. Iti Octavia dan H. Ade Sumardi melalui anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan jalan menuju destinasi wisata mata air Cipanas.

”Pemerintah Desa (Pemdes) Senanghati sebenarnya ingin sekali membangun secara bertahap destinasi wisata yang akan menjadi andalan di Lebak Selatan itu, namun terkendala oleh lokasinya yang berada di kawasan hutan perum perhutani dan kini masih dalam proses,” ujar Camat Malingping, Sukanta. (Dini Hidayat)*


Sekilas Info

Hanya dengan 10 Juta Rupiah, Anda Dapat Mengunjungi 5 Negara Ini

Liburan ke luar negeri dengan biaya yang sangat minim memang menjadi impian setiap orang, dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *