Sabtu, 22 September 2018
Relawan Balawista

Menjaga Keselamatan Wisatawan Pantai Bersama Balawista

PESONA wisata pantai yang berada disebagian wilayah di Kabupaten Lebak bagian selatan masih menjadi magnet dan daya tarik bagi wisatawan dari berbagai daerah untuk mengisi masa liburannya. Pada masa libur pergantian tahun 2017 lalu misalnya, puluhan ribu warga memadati sejumlah destinasi wisata di wilayah Lebak Selatan (Baksel) untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2018.

Mereka umumnya mengunjungi objek wisata di antaranya Pantai Bageudur Desa Sukamanah, Pantai Karang Nawing Desa Pagelaran dan Alun-alun Kecamatan Malingping serta Pantai Sawarna Kecamatan Bayah. Berdasarkan pantauan, selama musim liburan itu kepadatan arus lalu lintas pada jalan sejumlah ruas di Kecamatan Malingping seperti ruas Simpang-Malingping, Malingping-Bayah, Malingping-Binuangeun oleh warga yang akan merayakan malam pergantian tahun, sudah mulai nampak sejak sore hari.

Sejumlah personel kepolisian TNI dan kepolisian terlihat ikut menjaga perayaan malam tahun baru. Warga yang hendak memasuki sejumlah destinasi wisata seperti Pantai Bageudur dan Pantai Karang Nawing Kecamatan Malingping harus antre karena jalan masuk kesejumlah objek wisata tersebut sangat padat. Di Pantai Karang Nawing Desa Pagelaran Kecamatan Malingping yang mulai buming baru-baru ini misalnya, para pengunjung yang akan menghabiskan malam pergantian tahun selain menikmati indahnya berkendara di pesisir pantai juga disuguhi panggung hiburan oleh panitia.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Bageudur Desa Sukamanah Kecamatan Malingping. Seperti disejumlah destinasi wisata lainnya, di pantai ini hingga Selasa (2/1/2018), warga terus berdatangan bahkan ada pemandangan menarik yang sebelumnya tidak pernah terlihat, yakni adanya sejumlah warga Baduy yang berwisata ke pantai tersebut. ”Alhamdulillah objek wisata Pantai Karang Nawing kini sudah mulai mampu menyedot wisatawan. Mudah-mudahan ke depan objek wisata ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan mampu menopang salah satu program unggulan Ibu Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya yakni Lebak Sejahtera,” ucap salah seorang anggota BPD Pagelaran Kecamatan Malingping, Somad.

Kehadiran wisatawan di sejumlah destinasi wisata pantai itu tidak hanya menguntungkan bagi daerah dan penduduk sekitar. Namun sering menjadi permasalahan tersendiri terlebih jika terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan di objek wisata itu, sejumlah tokoh masyarakat setempat membentuk sebuah kelompok penyelamat (lifeguard), yang kemudian bergabung dalam Badan penyelamat wisata tirta (Balawista)

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Hayat Syahida menyatakan, keberadaan Balawista disejumlah destinasi wisata pantai telah mampu menekan angka kecelakaan laut, bahkan hingga angka nihil. ”Kami wajib menyampaikan apresiasi pada kinerja relawan Balawista yang telah mampu menunjukkan kinerja penyelamatan secara maksimal. Sejak dua tahun belakangan ini, angka meninggal akibat kecelakaan di destinasi wisata boleh dikatakan nihil. Artinya, semua korban berhasil diselamatkan. Memang ada laporan korban meninggal, namun bukan di lokasi kerja Balawista, atau akibat kejadian lain yang tak berkaitan dengan kinerja Balawista,” tutur Kadispar Hayat Sahida.

Hayat menjelaskan, para anggota Balawista telah mendapatkan pelatihan dan perlengkapan yang memadai untuk melakukan pertolongan pada peristiwa kecelakaan, termasuk memiliki pengetahuan tentang kepariwisataan. ”Selain program pelatihan dari pihak pemprov, anggota Balawista juga telah mendapatkan bantuan pelatihan dan perlengkapan melalui dana CSR Bank Indonesia. Dari pihak Pemkab, mulai tahun ini kami akan engupayakan dana insentif sebagai apresiai atas kinerja mereka,”ujarnya. (Dini Hidayat)***


Sekilas Info

Meriam Ki Amuk Masih Menjadi Daya Tarik Wisatawan

MUSEUM Situs Kepurbakalaan Banten Lama yang didirikan pada tanggal 15 Juli 1985 di halaman utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *