Mengintip Program Unggulan Pesantren Riyadhussholihin Al Izzah

Pertama kali memasuki pintu gerbang Pondok Moderen Terpadu (PMT) Riyadhussholihin Al Izzah Kampung Pelawad Tegal, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kota Serang, sepintas tak ada yang istimewa. Semua tampak biasa saja. Bangunan pesantrennya jauh dari kesan mewah. Di halaman muka terdapat masjid sederhana, rumah ustaz, kantor, gubuk-gubuk terbuat dari bambu, dan warung santri. Semua nampak sederhana.

Awalnya kabar-banten.com ragu, ini adalah pesantren yang beberapa bulan terakhir menjadi buah bibir di masyarakat Banten. Menjadi buah bibir, karena pesantren ini berani menawarkan program pendidikan yang spektakuler. Program unggulan dimaksud, yakni Super Manzil, Super English, dan Super Arabic. Tiga program yang setiap santri di Pondok Moderen Terpadu (PMT) Riyadhussholihin Al Izzah akan melaluinya itu, terbukti telah mampu mengantarkan warga pesantren pada skill tertinggi, baik di bidang bahasa maupun hafalan Alquran.

Banyak yang tidak percaya, tapi tak sedikit yang menilai tiga program tersebut sebagai terobosan spektakuler di dunia pesantren. Akan tetapi, baik yang percaya maupun tidak percaya, sama-sama besar rasa penasaran dan keingintahuan mereka terhadap program unggulan tersebut.

Ketika kabar-banten.com datang, seluruh santri PMT Riyadhussholihin Al Izzah sedang Solat Zuhur berjamaah. Solat berjamaah diimami seorang santri, sementara beberapa ustaz berada di barisan paling belakang. Mereka antara lain Ustaz H. Muhammad Tatang Suparta, Lc, Ustaz Husni Mubarok, dan Ustaz Iip Firdaus. “Kalau hari Kamis, semua santri shaum sunah”, kata Ustaz Iip Firdaus.

Seusai Solat Zuhur berjamaah, sambil sila di masjid dan dikelilingi para santri, Ustaz Iip Firdaus banyak cerita tentang program unggulan yang dimiliki PMT Riyadhussholihin Al Izzah, yakni Super Manzil, Super English, dan Super Arabic.

Ustad Iip menuturkan, Super Manzil adalah program menghafal Alquran paling menakjubkan abad ini. Program ini berlangsung tiga bulan. Santri yang ketika berangkat hanya punya modal 1 juz, di Super Manzil akan memiliki hafalan super cepat. Dalam dua minggu, santri bisa hafal lebih dari 2 juz.

“Alhamdulillah, beberapa santri yang mengikuti program Super Manzil selama 3 bulan, ada yang hafal 30 juz. Beberapa santri lainnya, hafal 10-15 juz,” kata Ustaz Iip.

Bahkan, kata dia, tak jarang santri di program ini bisa setor hafalan setengah juz per hari. Ada juga yang mampu setor hafalan lebih dari satu juz per hari. “Menurut saya, program ini sangat efektif secara waktu dan efisien secara biaya. Super Manzil dirancang untuk meruntuhkan anggapan bahwa menghafal Alquran itu susah dan butuh waktu lama,” kata Ustaz Iip.

Padahal, kata dia, Allah sudah berjanji bahwa akan memudahkan Alquran bagi siapa saja yang ingin menghafalnya. “Kelemahan Super Manzil adalah, tidak cocok untuk anak-anak yang berumur di bawah 12 tahun. Sebab program ini cukup berat secara schedule dan terlampau tinggi dalam target setoran,” lanjutnya. Oleh sebab itu, peserta program Super Manzil adalah siswa kelas x atau kelas I SMA. “Salah satu alumni program ini, sekarang melanjutkan kuliah ke Istanbul, Turki. Ia hafal 30 juz,” katanya.

Program lainnya, lanjut dia, adalah Super English. Lokasi program ini adalah Kampung Inggris Pare, Kediri. Selama tiga bulan, santri yang memilih program ini akan dikirim ke Kampung Inggis.
Dikemukakan, Kampung Inggris Pare berada di Desa Tulung Rejo, Pare, Kediri, Jawa Timur. Di kampung ini, terdapat sedikitnya 115-an lembaga kursus profesional bahasa, mayoritasnya bahasa inggris.

Menurut dia, keunikan Kampung Inggris Pare, terdapat Camp dengan Englis Area. Di area ini, anak didik qajib berbicara Bahasa Inggris sehari-hari. Kemudian, terdapat Program Study Club. Yakni anak didik bisa belajar MC, presentasi, drama dan debat dengan Bahasa Inggris setiap sore dan pagi. “Lalu, frekuensi pertemuan belajar. Inilah sesungguhnya keungggulan yang sangat penting dibanding tempat kursus lainnya di luar Pare,” ujarnya.

Keunggulan lainnya, suasana Kampung Inggris mendukung dan selalu ramai dikunjungi anak-anak muda dari seluruh Indonesia. Pengajar profesional, biaya program murah, biaya camp murah, dan akses yang mudah.

Adapun Program Super Arabic, kata dia, kegiatannya berlangsung di PMT Riyadhussholihin Al Izzah. Selama tiga bulan, santri digodok oleh para tutor yang sudah sangat ahli di bidang bahasa Arab. “Meski tinggal di pondok, namun santri tidak mengikuti kegiatan belajar selain tentang bahasa Arab,” katanya.

Sementara Kepala SMA PMT Riyadahussholihin Al Izah, Ustaz H. Muhammad Tatang Suparta mengatakan, khusus untuk program Super Manzil pihaknya akan mengirim siswa ke hafidz Quran yang memiliki sanad (Ijazah) nyambung ke Nabi Muhammad Saw. “Tahun ini, yang ikut program Super Manzil sebanyak 20 siswa, sedangkan Super English 3 orang, dan Super Arebic 15 orang,” ungkapnya.

Sementara tahun kemaren, tambahnya, yang ikut program Super Manzil 10 orang. Selama 60 hari, sebanyak 6 orang berhasil setor hafalan 30 juz. (SY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here