Mengharumkan Indonesia di SEA Games 2019, Patriot Banten Diguyur Bonus

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Banten memberikan penghargaan kepada 15 atlet Banten, yang meraih medali pada SEA Games 2019 di Filipina.

Penghargaan tersebut diberikan di Pendopo Gubernur Banten yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Banten, Rabu (18/12/2019).

Kepala Dispora Banten Deden Apriyandhi mengapresiasi penuh atas prestasi yang diraih atlet asal Banten dalam ajang SEA Games, karena telah mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional.

“Kami siapkan bonus untuk para atlet kebanggaan kita warga Banten, yang meraih medali di SEA Games. Bagi peraih emas perorangan mendapatkan Rp 100 juta dan beregu Rp 50 juta, sedangkan untuk perak perorangan Rp 75 juta dan beregu Rp 35 juta. Serta perunggu perorangan Rp 50 juta dan beregu Rp 25 juta,” ucapnya.

Deden mengungkapkan, Gubernur atas nama Pemprov Banten akan terus mendukung prestasi atlet Banten, guna lebih baik lagi dalam meraih prestasi. Terlebih, pihaknya menargetkan dalam pagelaran Pekan Olah raga Nasional (PON) di Papua, Banten harus meraih prestasi minimal finis sepuluh besar.

“Saya terharu saat atlet asal Banten mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Target kalian selanjutnya adalah PON, kami harus perbaiki peringkat di sana,” katanya kepada Kabar Banten.

Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyampaikan, capaian atlet Banten di SEA Games sangat membanggakan. Alasannya, Banten menyumbangkan medali lebih banyak dibandingkan SEA Games sebelumnya.

“Tercatat 5 medali emas, 5 perak, dan 5 perunggu untuk Indonesia pada SEA Games kali ini. Dari perolehan medali ini, kami akan mengandalkan mereka pula pada PON Papua, untuk mendongkrak peringkat kami dikancah Nasional,” ujarnya.

Menyiasati target 10 besar yang telah ditargetkan pada PON Papua nanti, Rumiah sudah mempersiapkannya dengan matang. Bahkan, mulai dari Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), sampai menggunakan strategi berbasis teknologi berupa sport science.

“Setelah SEA Games, atlet-atlet ini langsung konsentrasi untuk PON. Semoga target kami ke depan bisa tercapai yakni sepuluh besar. Alhamdulillah kami sudah bekerja sama dengan UPI Bandung Fakultas Olah raga dalam mengontrol perkembangan atlet Banten satu tahun ke depan jelang PON Papua nanti,” tuturnya.

Sementara, salah satu peraih medali yang tercatat paling banyak menyumbangkan emas Muhammad Fajar Faturohman dari cabang olah raga dayung, bersyukur kepada Allah. Ia pun berterima kasih kepada pelatih yang selama ini membinanya.

“Karena tanpa mereka kami tidak akan juara, dan ini SEA Games kedua bagi saya yang pertama 2015 di Singapor dan waktu itu saya dapat 1 emas. Di SEA Games Malaysia kami tidak ikut karena tuan rumah tidak mengadakan nomor lomba kami. Dan alhamdulillah SEA Games tahun ini di Manila Filipina diberikan kepercayaan lagi sama pelatih untuk turun di 5 nomor lomba. Dan semua nomor dapat medali, total medali yang saya dapatkan 4 emas 1 perak,” tutur Fajar. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here