Mengerucut Tiga Besar, Penentuan Sekda Banten di Tangan Presiden

SERANG, (KB).- Pansel Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Banten menetapkan tiga nama masuk dalam tiga besar. Dari tiga nama tersebut, Gubernur Banten akan mengusulkan satu atau beberapa nama kepada presiden. Akan tetapi, usulan itu tak dijamin disetujui karena keputusan akhir penetapan Sekda Banten ada di tangan presiden.

Berdasarkan pengumuman pansel Nomor 025-PANSEL-JPTM/2019, tiga nama tersebut yakni Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Al Muktabar, profesor riset Lembaga Ilmu Pendidikan Indonesia (LIPI) Lili Romli dan Sekretaris KPU Provinsi Banten Septo Kalnadi.

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh Ketua Pansel Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Banten Adi Suryanto, tertanggal 15 Februari 2019.

Ketua Pansel Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Banten Adi Suryanto membenarkan, pihaknya telah menetapkan tiga besar calon sekda. Tiga nama ini diambil dari delapan peserta yang sebelumnya telah mengikuti wawancara akhir, Rabu (13/2/2019).

Putusan mengambil tiga nama ini didasarkan pada akumulasi penilaian beberapa rangkaian seleksi. ”Seleksi administrasi, assessment, tes tulis dan presentasi, wawancara, rekam jejak dan tes kesehatan. (Soal nilai akhir peserta) bukan kaidah kami bisa mempublish,” katanya, Jumat (15/2/2019).

Tiga besar yang telah diputuskan oleh pansel selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Banten. Gubernur kemudian mengusulkan nama yang dianggap memenuhi kriteria. Akan tetapi, pilihan ini belum tentu langsung mendapat persetujuan.

”Sekda itu yang memutuskan presiden, bukan Pak Gubernur, Pak Gubernur hanya mengusulkan. Dalam banyak kasus sangat dimungkinkan, apa yang diusulkan oleh gubernur itu di TPA (Tim Penilai Akhir) diterima atau tidak disetujui. Nanti presiden mencari calon lain tapi dari tiga orang itu. Jadi tiga orang itu punya kans yang sama,” ujarnya.

Senada, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, Gubernur Banten mempunyai kewenangan untuk mengusulkan satu, atau beberapa nama dari tiga besar. Ia membenarkan usulan itu belum tentu disetujui.

”Jadi yang diusulkan tidak harus satu tapi bisa beberapa, bisa juga tiga-tiganya. (Gubernur) tidak dalam posisi memilih karena yang menentukan presiden,” ujarnya.

Sebelum gubernur menentukan usulan, tiga nama ini akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah KASN memberikan jawaban baru gubernur menentukan usulan. ”Gubernur mengusulkan (nama calon sekda yang direkomendasikan) ke presiden melalui Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian seleksi Sekda Banten berjalan lancar, sehingga Pemprov Banten secepatnya memiliki sekda definitif. ”Kalau kita ingin secepatnya (ada sekda definitif). Walaupun tidak ada deadline tapi kita ingin secepatnya, supaya lebih efektif,” tuturnya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here