Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Serang, Diskominfo Tindak Pemilik Akun Palsu

Kepala Diskominfo Kota Serang W Hari Pamungkas memperlihatkan akun palsu yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin di Medsos.*

SERANG, (KB).- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang akan menindak tegas pelaku yang membuat akun palsu di media sosial, yang mengatasnamakan kepala daerah.

Seperti saat ini yang sedang ramai, terdapat akun palsu milik Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin. Akun tersebut juga digunakan untuk mengambil keuntungan bagi pelaku dengan berbagai modus. Salah satunya meminta kiriman pulsa.

Kepala Diskominfo Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, akan menindak tegas pembuat akun palsu yang mengatasnamakan kepala daerah dengan menempuh jalur hukum.

Sebab, apabila hal tersebut dibiarkan bisa menjadi tindak kejahatan berupa penipuan ataupun tindak pidana lainnya, yang dapat mencemarkan nama baik kepala daerah.

“Kami akan lakukan langkah hukum ke Direktorat Cyber Crime dari Polda Banten. Jadi, nanti akan ada pencabutan media sosial dan tentunya kami juga berkoordinasi dengan pihak media sosial selaku pengelolanya. Kemudian, nanti sanksinya itu bergantung pada pihak kepolisian,” katanya, Rabu (6/11/2019).

Namun, sebelum ke langkah hukum, pertama pihaknya akan mengadukan hal tersebut ke pengelola media sosial. Kemudian, memberikan peringatan kepada yang bersangkutan hingga 3×24 jam. Apabila dalam waktu tersebut, masih belum mengubah nama akunnya, maka pihaknya akan mengambil langkah ke jalur hukum.

“Kepada yang bersangkutan (pemilik akun palsu) kami akan memberikan peringatan untuk segera mengubah akunnya kembali dan menjadi akun dia sendiri atau tidak mengatasnamakan orang tanpa izin. Apalagi dari Pemkot Serang dan kepala daerah. Kami berikan waktu hingga 3×24 jam,” ujarnya.

Sebab, perbuatannya tersebut dapat merugikan orang lain. Apabila ada yang dirugikan terkait dengan undang-undang yang dilanggar, baik ITE maupun pidana yang terjadi, pihaknya langsung menyerahkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Namun, Diskominfo juga akan melakukan pendalaman terkait motif dari pemilik akun palsu tersebut.

Berdasarkan pantauan dan pencarian oleh tim Diskominfo, ada empat akun yang sama, dua di antaranya merupakan akun pendukung dan satu lainnya adalah palsu.

“Kami ingatkan kepada masyarakat Kota Serang, agar lebih teliti lagi untuk melihat akun kepala daerah. Sebab, ada beberapa akun palsu yang mengatasnamakan kepala daerah,” ucapnya.

Menurut pantauannya juga, pemilik akun tersebut merupakan warga Kota Serang yang bekerja di Kota Cilegon. “Orang Kota Serang, tapi kerja di Cilegon dan kalau melihat dari aktivitasnya di media sosial dia juga aktif berorganisasi,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin telah menginstruksikan Diskominfo, agar menuntaskan persoalan tersebut, sehingga kejadian tersebut, tidak terulang lagi untuk kesekian kalinya. Kemudian, dia juga meminta Kominfo untuk memberikan sanksi sebagai efek jera.

“Atas kejadian ini, saya sudah perintahkan Diskominfo untuk diselidiki atau dilakukan pemblokiran terhadap akun palsu yang menyerupai akun resmi saya, agar kejadian ini tidak terulang lagi dan si pemilik akun pun jera,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kota Serang, agar berhati-hati dengan adanya akun media sosial yang menyerupai akun resmi dirinya.

“Kepada seluruh warga masyarakat, dimohon hati-hati dengan akun tersebut. Akun resmi pribadi saya tidak pernah meminta-minta uang tunai atau sejumlah pulsa lainnya,” ucapnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here