Mengaku Selalu Koordinasi, Subadri: Mustahil Ada Retak

SERANG, (KB).- Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin menyatakan, bahwa dia selalu berkoordinasi dan komunikasi, dengan Wali Kota Serang Syafrudin, sehingga dia menyebutkan, sesuatu yang mustahil jika pasangan “Aje Kendor” mengalami keretakan dan tidak harmonis.

“Hal yang mustahil kalau saya ada retak, ada kurangnya komunikasi, kurang koordinasi, apalagi kurang harmonis. Mustahil itu,” kata mantan Ketua DPRD Kota Serang tersebut, Jumat (20/12/2019).

Ia heran jika seorang anggota DPRD bisa mengetahui terkait koordinasi dia dan wali kota, karena seharusnya yang mengetahui itu hanya mereka berdua. Namun terlepas dari itu, dia menegaskan, selalu melakukan koordinasi.

“Hebat dong dewan bisa ngada-ngada itu, yang punya sangkutannya setiap saat, bahkan lima menit sekali kalau gak ketemu selalu WA (WhatsApp), saya mau ke sini pun ngobrol dulu,” ujarnya.

Ia menuturkan, jauh sebelum berpasangan dengan Syafrudin pada Pilkada Kota Serang 2018 lalu, dirinya sudah meniatkan untuk beribadah dan berbuat yang terbaik bagi Kota Serang.

Dengan menunjukkan, bahwa dia menginginkan yang terbaik, maka pilihannya harus melakukan sesuatu, sehingga apapun penilaian dari masyarakat dan DPRD akan diterimanya sebagai sebuah masukan.

“Saya jauh dari sebelum berpasangan dengan pak wali kota, saya sudah me-nawaitu-kan diri saya. Saya selaku anak pak wali kota dan pak wali orangtua saya,” ucapnya.

Baca Juga : Dianggap Berlomba Pencitraan, ”Aje Kendor” Diminta ”Aje Meleng”

Kemudian, terkait kegiatan yang dinilai pencitraan, dia menyerahkan penilaian kepada masyarakat. Namun, dia menyatakan tujuan utamanya demi membawa Kota Serang menjadi lebih baik lagi.

“Saya marah-marah ke pegawai, saya sidak segala macam itu berawal dari sebuah tuntutan. Masyarakat nuntut kami dari medsos segala macam,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Pujiyanto menilai, kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Syafrudin-Subadri Usuludin lebih banyak bersifat seremonial dibandingkan kerja yang substantif. Bahkan, dia menilai, pasangan Aje Kendor terkesan bersaing dalam pencitraan.

“Ini kan saling bersaing dalam pencitraan, akhirnya tidak bagus nanti program-program prioritas beliau pasti banyak terbengkalai,” katanya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here