Menelusuri Rekam Jejak Calon Sekda Banten

Calon Sekda Banten.*

Panitia seleksi (Pansel) terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Banten menelusuri rekam jejak calon Sekda Banten, yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui integritas moral calon terhadap norma undang-undang atau norma sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pansel sudah mengirim kepada Inspektorat Banten. Perihal surat permohonan data rekam jejak, moralitas dan integritas peserta seleksi terbuka Sekda Banten. Hasil rekam jejak agar disampaikan pada Sekretariat Pansel Sekda Banten di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Pansel Adi Suryanto.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKB Banten Komarudin membenarkan, Pansel Sekda Banten sedang menelusuri jejak rekam seluruh calon Sekda Banten. “Rekam jejak untuk mengetahui integritas moral calon terhadap norma UU (undang-undang), atau norma sosial,” katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (8/1/2019).

Jejak rekam tersebut akan ditelusuri langsung oleh Inspektorat Banten. Hasilnya, kemudian akan diserahkan kepada pansel. Waktu penelusuran jejak rekam akan berlangsung selama kurang lebih dua minggu.

Mantan Pj Bupati Tangerang itu mengatakan, rekam jejak menjadi pertimbangan pansel. Pansel nanti akan melihat bagaimana jejak seluruh calon, sehingga menjadi pertimbangan pansel menilai setiap peserta.

Saat ini, 10 calon sekda yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sedang menjalani asessment center di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I Lembaga Administrasi Negara (PKP2A I LAN) RI di Jalan Kiara Payung Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat selama dua hari dari 8-9 Januari 2019.

Mereka yang lolos seleksi administrasi di antaranya Peneliti LIPI Lili Romli, Pejabat Kemendagri Al Muktabar, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Rakhmansyah, pejabat dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) Rismunandar, dan pejabat Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Muhammad Hudari.

Kemudian, Sekretaris KPU Septo Kalnadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Husni Hasan, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Palmadi, Kepala Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian (Kominfotiksan) Komari, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Alhamidi.

Seorang peserta terpilih jadi dirjen

Sementara itu, informasi yang diperoleh Kabar Banten, seorang peserta lelang jabatan Sekda Banten, Muhammad Hudori yakni pejabat dari Kemendagri dikabarkan terpilih sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Namun, Kepala BKD Banten Komarudin belum mengetahui informasi tersebut. Akan tetapi, ia memastikan Hudori mengikuti assessment di LAN.”Tadi (kemarin) saya ikut mendampingi assessment dan ketemu beliau. Memang, Pak Hudori ikut seleksi dirjen, tapi saya belum tahu apakah sudah diputuskan,” kata Komarudin.

Menurutnya, hal tersebut tidak jadi persoalan karena nanti Hudori harus memilih di antara satu. “Enggak masalah, kan nanti disuruh milih,” ucapnya.

Dari laman Kemendagri diketahui, Muhammad Hudori memang masuk tiga besar hasil seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Kemendagri yaitu untuk jabatan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Hudori berada di posisi ketiga dengan nilai 76.41. Sedangkan peringkat pertama yaitu Endang Try Setyasih dengan nilai 81.82, dan kedua Ir. Sujarwanto Dwiatmoko dengan nilai 77.21. Keputusan tersebut ditandatangani Ketua Panitia Bima Haria Wibisana pada 17 Desember 2018. (Sutisna)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here