Mendunia Lewat Instagram, Ini Cerita Imelda Admas Pelukis Muda Asal Cilegon

Imelda Admas bersama lukisannya.*

CILEGON, (KB).- Seniman asal Cilegon Imelda Admas menjadi salah satu pelukis yang terpilih di akun resmi Instagram belum lama ini. 

Saat dihubungi Kabar Banten, Ahad (31/5/2020), Imelda mengatakan, foto yang diunggah di akun resmi Instagram ternyata tidak mudah dan harus melalui sebuah proses yang cukup panjang, sekitar satu bulan. 

“Iya, awalnya aku di hubungi langsung melalui direct message oleh salah satu karyawan di Instagram Asia Pasifik, setelah itu lanjut ke e-mail, terus memberikan tawaran untuk mau atau engga konten ku di-capture di Instagram,” kata Imelda. 

Ia menjelaskan, sebelum diunggah di Instagram, foto yang ditampilkan pun harus memenuhi persyaratan khusus seperti ukuran, isi konten, tema, dan caption. Didalamnya juga terdapat beberapa pertanyaan mengenai biodata dan isi konten yg akan ditampilan dan harus dijawab semua pertanyaan itu.

“Instagram memberikan kelonggaran untuk berdiskusi soal isi konten, saat itu sempat aku meeting dengan karyawan di kantor Instagram Amerika, dan kapan waktu untuk di posting juga sudah ditentukan oleh instagram,” ujarnya.

Ia menuturkan, dalam membuat lukisan tersebut mengambil tema “Month of Good” atau bulan kebaikan, mengingat pada waktu itu fokus yang diangkat bulan suci Ramadan serta dalam masa pandemi Covid-19. Lewat karyanya tersebut ia mencurahkan isi hati yang dituangkan melalui kanvas.

“Selama bulan puasa kita mengalami pandemi yang mengharuskan untuk tidak keluar rumah. Karena aku suka melukiskan figur orang yg sedang melukis keluarga yg sedang duduk bersama. Dengan adanya pandemi ini, kita bisa mengambil sisi positif dengan berkumpul bersama keluarga dan melakukan hal hal positif dimulai dari rumah,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam lukisan tersebut tertulis kata “charity” atau amal. Kata penuh arti tersebut menggambarkan kepedulian untuk tenaga medis serta korban dari dampak pandemi virus corona. 

“Ketika ada musibah seperti ini banyak rekan rekan ku juga membuat charity, untuk diberikan yang terkena musibah virus corona ,” ujarnya.

Menyukai seni lukis sejak SD

Ia mengatakan, kecintaan kepada dunia lukis sudah ada sejak di sekolah dasar (SD), kemudian mulai serius mendalaminya memasuki SMP hingga sekarang. Imelda yang juga lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tersebut mengambil jurusan Marketing Komunikasi.

“Awalnya masih bingung mau ngapain, jadi setelah lulus mau ngapain. Karena aku lulus dan bergelar Marketing Komunikasi dan ini sangat berbeda dengan dunia yang aku cintai,” katanya. (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here