Melalui Sistem Daring, Untirta Buka Layanan Konsultasi Psikologis

SERANG, (KB).- Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), membuka layanan konsultasi psikologis secara dalam jaringan (daring) gratis.

Layanan tersebut diberikan untuk mahasiswa Untirta yang memiliki masalah psikologis akibat pandemi virus corona atau corona virus disease 2019 (Covid-19). Hal tersebut diungkapkan Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling Evi Afiati kepada Kabar Banten, Sabtu (16/5/2020).

“Layanan konseling psikologis daring merupakan program dari laboratorium jurusan BK. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian kami terhadap mahasiswa Untirta yang memiliki kecemasan, kekhawatiran, ketakutan serta masalah psikologis lainnya. Karena ketidakmampuan mereka dalam menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang terjadi selama pandemi Covid-19,” kata Evi.

Ia menjelaskan, berbagai masalah psikologis tersebut segera untuk ditangani, agar tidak berdampak pada kesehatan mental maupun kesehatan fisik yang menurunkan imunitas tubuh. Evi menilai adanya pandemi Covid-19 berakibat banyaknya perubahan dari sisi psikologis. Untuk itu, jurusan Bimbingan Konseling FKIP Untirta berniat untuk membantu mahasiswanya dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi.

“Kami melihat banyak perubahan yang mengharuskan mahasiswa menyesuaikan diri dengan gaya hidup yang baru. Hal itu mengakibatkan kecemasan, kegelisahan, dan ketakutan, yang apabila dibiarkan dapat menjadi masalah psikologis yang lebih berat. Untuk itu, kami ingin membantu para mahasiswa dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan yang terjadi,” ujarnya.

Ia menuturkan, layanan tersebut akan berkembang dan berinovasi dengan mencermati tren yang ada di tengah masyarakat, khususnya mahasiswa Untirta. Sekarang, yang menjadi konselor merupakan dosen-dosen jurusan Bimbingan Konseling yang berpengalaman.

“Untuk saat ini yang menjadi konselor merupakan dosen-dosen Bimbingan Konseling Untirta yang berpengalaman. Tapi tidak menutup kemungkinan ke depan akan dilakukan kerja sama dengan pihak-pihak lain yang berkompetensi dan memiliki tujuan yang sama dengan kami,” tuturnya.

Ia berharap, layanan konsultasi psikologis dapat membawa dampak positif bagi semua mahasiswa Untirta. Bantuan layanan konsultasi psikologis tersebut sesuai dengan bidangnya.

“Kami memberikan layanan tersebut sesuai dengan profesi yang kami geluti. Kami berharap dapat membawa dampak positif bagi semua,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here