Melalui Program ‘Sahabat’, PMI-DKSH Bantu Sekolah

TANGERANG, (KB).– Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan PT. DKSH Indonesia melalui PT. Wicaksana membantu sekolah melalui program Sekolah Sehat, Aman dan Hebat (Sahabat). ‘Kick off’ (Dimulai) kegiatan tersebut dilakukan di SDN Patrasana 1 Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/11/2019).

President Direktur DKSH Indonesia Mr. Tay Lim Pin mengungkapkan bahwa sektor pendidikan merupakan hal yang penting di berbagai negara karena sumber daya manusia menjadi motor penggerak pembangunan suatu negara.

“DKSH Fokus di sektor pendidikan. membantu anak-anak sekolah seperti di Patrasana ini,” ujar Mr. Tay Lim Pin saat membacakan sambutan berbahasa Indonesia.

Ketua Bidang Relawan PMI Pusat, H. Muas menyampaikan bahwa kegiatan ini baru awal. Untuk melaksanakan program tersebut, PMI Pusat melalui PMI Provinsi Banten melirik PMI Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Melalui ‘Kick Off’ program Sahabat ini, kata dia, DKSH menunjukkan kepeduliannya membantu membangun negeri ini dalam bidang pendidikan. “Terima kasih kepada Presiden Direktur DKSH Mr. Tay Lim Pim atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Banten H. Hidayat Djohari mengungkapkan bahwa ‘Kick Off’ merupakan tanda dimulainya Program Sahabat. “Kita pusatkan acara ini di Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang. Selain di sini, PMI Kota Tangerang Selatan juga melaksanakan program ini”, ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut juga digelar penandatanganan prasasti tanda dimulainya pembangunan jaringan air bersih. Selain itu, DKSH juga memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah kepada 218 siswa, ujar Hidayat.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tangerang Soma Amaja menyampaikan bahwa program Sahabat merupakan kerja sama antara PMI dengan DKSH yang tetap konsen di dunia pendidikan dan kesehatan. “Dimulai hari ini Rabu (6/11/2019), PMI akan membantu sarana air bersih di SDN Patrasana dan juga fasilitas lain salah satunya sanitasi di sekolah, ujarnya.

Ia mengatakan, program PMI harus seiring dengan visi misi pemerintah daerah. Untuk itu, sektor sanitasi dan pendidikan masih prioritas dalam gerakan kemanusiaan. “Bagian tugas PMI merupakan gerakan kemanusiaan yang terus berkiprah untuk bangsa,” ujar Soma.

Ia menjelaskan, program Sahabat tersebut, merupakan bagian dari rangkaian memberikan kontribusi bagi anak-anak bangsa agar mendapatkan pendidikan yang layak dan pemenuhan air bersih di sekolah.

“Kita gandeng DKSH untuk menyalurkan CSR-nya ke SDN Patrasana 1, MI Al-Falahiyah Kecamatan Rajeg dan SMP PGRI 229 Kecamatan Pasar Kemis. Untuk saat ini kita mulai pembangunan air bersih dan penataan di lingkungan sekolah,” ujar Soma. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here