Rabu, 20 Februari 2019
Breaking News

Mayat Pria Mengambang di Dermaga II Pelabuhan Merak

CILEGON, (KB).- Penumpang Pelabuhan Merak digegerkan dengan adanya mayat yang mengambang di Dermaga II, Rabu (7/3/2018). Banyak pihak menduga sosok mayat pria yang diketahui bernama Rohim (23), warga Sukasenang, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, tersebut jatuh di sekitar Pelabuhan Merak. Jasad Rohim ditemukan mengambang pukul 11.30, dalam kondisi tertelungkup dan kaku. Korban masih menggunakan kaus berwarna abu-abu dan celana pendek berwarna coklat.

Petugas pelabuhan pun langsung menghubungi Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak. Tak lama kemudian, evakuasi dilakukan oleh para petugas KSKP Merak dan petugas keamanan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak. Disaat yang sama, istri korban, Munawaroh (25), bersama kakaknya, Nurudin (32) kakak, datang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Munawaroh mengatakan, saat itu ia sedang mencari Rohim.

“Saya ini sedang cari suami, sebab sejak Selasa (6/3/2018) tidak pulang. Tadi dengar ribut-ribut ada mayat, katanya orangnya pakai kaus warna abu-abu, makanya saya kemari. Waktu saya lihat, memang sudah terbungkus kantong mayat, tapi sandal yang dipakai tahu betul, itu sandal suami saya,” ujarnya. Terakhir bertemu, kata dia, Rohim pamitan untuk bekerja mengangkat drum oli di Pelabuhan Merak, Senin (5/3/2018).

Namun hingga keesokan harinya, Rohim tidak pulang ke rumah. “Suami memang sering pergi, tapi tidak pernah lebih dari satu hari. Nah, kemarin itu kan pergi Senin (5/3), tapi Selasa (6/3) enggak pulang-pulang. Makanya saya nyari ke pelabuhan,” tuturnya. Nurudin, kakak korban mengatakan, jika Rohim berprofesi sebagai pekerja serabutan.

Korban pun sering mancing tidak jauh dari area Pelabuhan Merak. “Kalau ada proyek mencat di Pelabuhan Merak, Rohim sering ikutan. Kemarin kan ada kerjaan angkat drum oli, dia pun ikut kerja katanya. Tapi selama dua hari terakhir, Rohim enggak pulang. Sampai akhirnya ketemu seperti ini,” ujarnya.

Kepala KSKP Merak AKP Salahuddin saat dimintai informasinya mengatakan, Rohim ditemukan mengambang sekitar pukul 11.30 oleh salah seorang petugas pelabuhan. Katanya, sejumlah saksi melihat Rohim mancing di area dermaga II, Senin (5/3/2018) malam. “Informasinya mancing di situ, kemudian dapat ikan cumi. Sempat pinjam gunting untuk motong cumi kepada pemancing lain. Setelah itu pindah mancing di deket lampu mercuri. Setelah itu hilang,” katanya.

Senada dikatakan Koordinator SAR Pelabuhan Merak Radmiadi. “Ada yang lihat terakhir dia mancing Senin malam. Orangnya bisa berenang, cuma mungkin pas lagi mancing itu dia terpeleset lalu terbentur sesuatu di bagian kepala hingga pingsan. Kami enggak tahu secara pasti, hanya dugaan saja,” tuturnya. Setelah dievakuasi ke darat, Rohim langsung dibawa ke RSUD Panggungrawi Cilegon untuk diautopsi. Kasus penemuan mayat itu sendiri sedang ditangani oleh KSKP Merak dan Polres Cilegon. (AH)***


Sekilas Info

Edi Ariadi Dilantik Hari Ini, Dari Honorer Hingga jadi Wali Kota

CILEGON, (KB).- Karier Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cilegon Edi Ariadi telah mencapai puncaknya. Setelah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *